Taiwan Peringati 74 Tahun Insiden 228, Tsai Ing-wen: Kebebasan Dan Demokrasi Tidak Bisa Diperdagangkan

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen /Net

Kebebasan dan demokrasi Taiwan bukanlah sesuatu yang bisa ditawar dan diperdagangkan. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyampaikan hal tersebut saat tampil dalam upacara memperingati 74 tahun Insiden 228, di 228 Peace Memorial Park di Kaohsiung pada Minggu (28/2) waktu setempat.

Selain mempersembahkan rangkaian bunga untuk para korban, dalam pidatonya, Tsai mengatakan penting bagi pemerintah untuk belajar dari Peristiwa 228 untuk menghindari terulangnya tragedi serupa.

Tsai juga menekankan bahwa nilai-nilai kebebasan dan demokrasi adalah fondasi pembangunan Taiwan dan tidak boleh dikorbankan dengan alasan apa pun.

Pemimpin Taiwan itu juga mengatakan bahwa diskusi tentang pembantaian dianggap topik yang tabu selama bertahun-tahun di negara tersebut.

"Untungnya, dengan upaya terus menerus dari mereka yang bersikeras memperjuangkan kebebasan mereka, Taiwan akhirnya dapat melakukan transisi ke demokrasi," katanya, seperti dikutip dari Taiwan News, Senin (1/3).

Setelah mengakhiri pidatonya, Tsai secara pribadi memberikan 'sertifikat reputasi yang dipulihkan' kepada anggota keluarga korban dari Insiden 228, termasuk Pan Hong-quan, Chen Tsang-hai, dan Chen Wen-chih. Dia juga meminta maaf atas nama pemerintah atas rasa sakit yang ditimbulkannya 74 tahun yang lalu.

Peristiwa 228 atau Insiden 228, adalah insiden penindasan berdarah di Taiwan dalam kurun waktu 3 bulan dari tanggal 28 Februari 1947 sampai bulan Mei 1947. Insiden ini diwarnai dengan penangkapan dan pembunuhan secara acak kepada warga sipil Taiwan yang dianggap pengacau oleh tentara Nasionalis.

Selain Tsai, turut hadir dalam upacara pada Minggu (28/2) tersebut, Perdana Menteri Su Tseng-chang, Ketua Legislatif You Si-kun, Walikota Kaohsiung Chen Chi-mai, dan Menteri Kebudayaan Lee Yung-te.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32