Vaksin Sinopharm Tiba, Pejabat Teheran: China Akan Selalu Berada Dalam Ingatan Bangsa Iran

Ilustrasi/Net

Pemerintah Iran telah menerima pengiriman pertama vaksin Covid-19 buatan Sinopharm China pada Minggu (28/2) waktu setempat. Ini adalah harapan baru bagi negara yang telah melewati 600 ribu kematian yang disebabkan pandemi virus corona.

"Kargo berisi 250.000 dosis vaksin, yang disumbangkan oleh China, telah diserahkan ke Kementerian Kesehatan," kata para pejabat, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (28/2).

Juru bicara administrasi makanan dan obat Iran, Kianoush Jahanpour, memuji sumbangan vaksin dari pemerintah China sebagai sesuatu yang 'mengagumkan'.

"Tindakan ini dan tindakan serupa yang dilakukan oleh pemerintah China sangat mengagumkan dan akan tetap berada dalam ingatan bangsa Iran," ujarnya kepada TV pemerintah.

Iran sendiri saat ini sedang berada di ambang gelombang keempat pandemi. Hal itu ditandai dengan lonjakan kasus baru dalam beberapa pekan terakhir di beberapa provinsi.

 Varian virus corona Inggris juga telah menyebar ke seluruh negeri, yang memaksa pejabat kesehatan mengeluarkan peringatan dan menyerukan kepatuhan ketat terhadap protokol kesehatan.

Iran telah menghadapi kesulitan dalam mengimpor vaksin asing karena sanksi AS, yang diperparah dengan larangan yang diberlakukan pada vaksin buatan AS dan Inggris oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei.

Awal bulan ini, Iran telah mengimpor vaksin Sputnik-V dari Rusia, yang diberikan kepada petugas kesehatan dan kelompok berisiko tinggi lainnya pada fase pertama peluncuran.

Iran juga berencana untuk mengimpor sekitar 17 juta dosis vaksin dari saluran COVAX WHO selain negara-negara seperti India dan Korea Selatan, selain memproduksi vaksin bersama Kuba.

Wakil Menteri Kesehatan Alireza Raisi pada hari Minggu mengkonfirmasi bahwa negara tersebut diharapkan menerima vaksin dari negara-negara termasuk India, dalam waktu dekat.

Iran juga berlomba untuk memproduksi vaksin buatan sendiri. Dua vaksin yang diproduksi oleh perusahaan berbasis pengetahuan dalam negeri telah melewati fase uji coba pada manusia, dan diharapkan siap pada musim panas.

Negara yang melaporkan kasus pertama virus pada Februari tahun lalu itu, sejauh ini telah mencatat lebih dari 1,6 juta kasus.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Buat Aksi Solidaritas Palestina Di Kawasan, Jokowi Sampaikan Pernyataan Bersama Sultan Bolkiah Dan PM Muhyiddin
Dunia

Buat Aksi Solidaritas Palest..

17 Mei 2021 23:56
Militer Israel Akui Sudah Serang Kapal Selam Hamas Di Dekat Pantai Gaza
Dunia

Militer Israel Akui Sudah Se..

17 Mei 2021 20:24
Jalur Gaza Dibombardir, AS Sepakati Paket Penjualan Senjata Ratusan Juta Dolar Ke Israel
Dunia

Jalur Gaza Dibombardir, AS S..

17 Mei 2021 19:59
Erdogan Telepon Paus Fransiskus, Desak Bantu Akhiri Agresi Militer Israel
Dunia

Erdogan Telepon Paus Fransis..

17 Mei 2021 19:01
India Bersiap Hadapi Bencana Angin Topan Besar Di Tengah Derita Tsunami Covid-19
Dunia

India Bersiap Hadapi Bencana..

17 Mei 2021 17:12
Save the Children: Tiga Anak Di Gaza Terluka Setiap Satu Jam
Dunia

Save the Children: Tiga Anak..

17 Mei 2021 16:56
Konflik Israel-Hamas Merembet Ke Belanda, Monumen Pembantaian Warga Yahudi Jadi Korban Vandalisme
Dunia

Konflik Israel-Hamas Merembe..

17 Mei 2021 16:55
Kasus Covid-19 Menurun Turki Buka Pembatasan Bertahap, Pesta Pernikahan Tetap Dilarang
Dunia

Kasus Covid-19 Menurun Turki..

17 Mei 2021 16:37