Trump: Hanya Satu Bulan Kami Pergi, 'America First' Jadi 'America Last'

Mantan Presiden AS Donald Trump ikut berpidato dalam Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC) di Orlando pada 28 Februari 2021/Net

Setelah lebih dari satu bulan tidak tampil di depan publik, mantan Presiden Donald Trump tidak berubah banyak. Ia masih konsisten menyuarakan kecurangan pemilu 2020 dan mengkritik pemerintahan Presiden Joe Biden.

Selama satu jam Trump menyampaikan pidatonya di Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC), Orlando pada Minggu malam (28/2) waktu setempat. Ada berbagai topik yang ia bahas, meski yang konsisten ia suarakan adalah kecurangan pemilu.

Trump mengatakan, dengan pemerintahan Biden saat ini, Partai Demokrat telah kehilangan Gedung Putih. Lantaran Biden dianggapnya telah gagal menjalankan tugas sebagai kepala eksekutif.

"Sebenarnya, kamu tahu, mereka baru saja kehilangan Gedung Putih," ujar Trump, seperti dikutip Sputnik.

Menurut Trump, satu bulan terakhir pemerintahan Biden merupakan sebuah bencana. Biden telah mengubah 'America First' menjadi 'America Last'.

America First merupakan kebijakan pemerintahan Trump untuk mengutamakan Amerika dalam kebijakan luar negeri. Kebijakan itu dianggap sebagai alasan yang membuat AS mengisolasi diri dari dunia internasional.

"Pemerintahan Biden telah membuktikan bahwa mereka anti-pekerjaan, anti-keluarga, anti-perbatasan, anti-energi, anti-wanita dan anti-sains," ucap Trump.

"Hanya dalam satu bulan kami pergi, 'America First' menjadi 'America Last'," tambahnya.

Dalam pidatonya, Trump mengecam kebijakan imigrasi Biden, termasuk bagaimana ia telah menghentikan megaproyek tembok perbatasan Meksiko. Selain imigrasi, Trump juga mengkritik Biden karena bergabung kembali dengan Perjanjian Iklim Paris.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19