Para Pendukung Teroris Rusak Rumah Keluarga PM Yunani

Kediaman keluarga PM Yunani dirusak oleh sekelompok pendukung Dimitris Koufodinas/Net

Sekelompok penyerang tak dikenal merusak rumah keluarga Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis di Kreta. Aksi perusakan juga terjadi di kantor cabang  pemerintahan Demokrasi Baru dan kantor anggota parlemen konservatif.

Para penyerang menulis slogan dengan cat hitam di dinding luar rumah keluarga Mitsotakis. Mereka menyatakan dukungannya kepada bos teroris yang dipenjara, Dimitris Koufodinas.

Pesan serupa dilukis dan selebaran tersebar di pintu masuk kantor ND di pusat Chania, tetapi para penyerang tidak memasuki gedung apartemen.

Aksi yang terjadi pada akhir pekan kemarin dilaporkan oleh GCT, Senin (1/3) waktu setempat. Kantor cabang pemerintah Demokrasi Baru yang terletak di dekat gedung pengadilan Chania, bahkan disiram dengan cat merah darah.

“Serangan berturut-turut mereka untuk meminta perlakuan istimewa bagi seorang pria yang dihukum karena 11 pembunuhan tidak mengintimidasi siapa pun. Demokrasi dan supremasi hukum tidak dapat diintimidasi atau diperas," isi pernyataan Demokrasi Baru.

Dalam pernyataan itu mereka juga mengutuk serangan yang dilakukan oleh pendukung teroris dan menyebut mereka 'preman'.
Dimitris Koufodinas, gembong teroris yang tengah menjalani masa hukumannya, saat ini dikabarkan dalam kondisi kesehatan yang kurang baik setelah melakukan aksi mogok makan selama 48 hari.

Pria berusia 63 tahun itu menjalani 11 hukuman seumur hidup karena pembunuhan, perampokan bersenjata dan penggunaan senjata api dan bahan peledak sebagai anggota utama kelompok militan 17 November, yang anggotanya tetap bebas selama beberapa dekade sampai serangan bom yang gagal pada tahun 2002.

"Kesehatan terpidana teroris Dimitris Koufodinas dengan cepat memburuk pada hari Sabtu, kata Kepala Rumah Sakit Umum Lamia Andreas Kolokithas dalam sebuah pengumuman.

Koufodinas dipenjara di pertanian Domokos, dekat Lamia. Aksi mogok makan dilakukan untuk menuntut pemindahannya ke penjara Korydallos, di daerah Piraeus. Dia dirawat di rumah sakit di Lamia, Yunani tengah, pada Senin.

Pendukung Koufodinas telah melakukan banyak protes termasuk serangan bom api baru-baru ini di pintu masuk stasiun televisi swasta, dan merusak pintu masuk sebuah gedung yang digunakan sebagai kantor pribadi oleh menteri pendidikan Yunani. Kemudian mereka juga merusak rumah Mitsotakis .
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19