35 Kapal Dicurigai Terkait Dengan Tumpahan Minyak Di Pantai Mediterania

Aparat membersihkan tar yang menempel di pasir setelah minyak tumpah mencemari Pantai Mediterania/Net

Kementerian Lingkungan telah melakukan penyelidikan terhadap 35 kapal dalam beberapa hari terakhir. Puluhan kapal itu didiuga menjadi penyebab tumpahan, bahkan kemungkinan 'sengaja menumpahkan', seperti yang dikatakan Menteri Perlindungan Lingkungan Gila Gamliel, dalam konferensi pers, Senin (1/3).

Gamliel mengatakan, tumpahan minyak yang telah menyebabkan kontaminasi ter di hampir seluruh bentangan pantai Mediterania Israel adalah kasus kejahatan yang tidak diragukan lagi.

"Entah kapal itu sengaja membuang minyak ke laut, atau minyaknya bocor karena ada kesalahan," katanya. Bagaimanapun, pemilik kapal tidak memiliki kecintaan terhadap satwa laut dan alam, karena mereka tidak segera membei tahu pihak berwenang saat terjadi kebocoran.

Tumpahan minyak besar-besaran di lepas pantai Israel disebut sebagai bencana ekologi terburuk dalam sejarah Mediterania.

Tumpahan itu ditemukan ketika gumpalan ter mulai menyapu lebih dari 100 mil garis pantai Israel pada pekan lalu. Sekitar 70 ton tar dan bahan yang terkontaminasi telah disingkirkan dan dikumpulkan di sepanjang pantai negara itu sejak upaya pembersihan dimulai. Pihak berwenang telah menutup pantai dan penjualan ikan serta makanan laut lainnya dari daerah tersebut telah dilarang.

Kepala Unit Nasional Kementerian Perlindungan Lingkungan Laut, Rani Amir, menolak kritik atas kurangnya teknologi peringatan dini seperti akses ke citra satelit. Sebagian besar kontaminasi tidak akan terhindarkan, terutama saat badai, katanya.

Dia menambahkan bahwa penyelam tidak akan dikirim untuk mengambil balok tar dari dasar laut sampai hasil laboratorium menentukan dengan tepat zat apa yang bocor itu dan apakah aman.

Pantai Israel digunakan sebagai jalur pengangkutan minyak seperti yang telah disepakati pada nota kesepahaman yang ditandatangani pada Oktober lalu, antara Europe-Asia Pipeline Co. (EAPC) milik negara, yang sebelumnya bernama Eilat-Ashkelon Pipeline Co., dengan MED-RED Land Bridge, sebuah usaha patungan Israel-UEA.

Dalam nota itu telah disepakati oeh kedua belah pihak untuk menggunakan Israel sebagai jembatan darat antara Laut Merah dan Mediterania untuk pengangkutan minyak Teluk ke pasar-pasar di Eropa, seperti dikutip dari Time of Israel, Senin (1/3).

Pakta tersebut memungkinkan 120 kapal tanker minyak yang membawa hingga 7,9 miliar galon (30 juta meter kubik) minyak mentah dan produk sampingan minyak, untuk menggunakan pelabuhan EAPC yang ada di Eilat, di pantai Laut Merah di Israel selatan.

Kesepakatan itu sendiri telah dikecam secara luas oleh konsorsium organisasi lingkungan dan lebih dari 200 ilmuwan. Bahkan, warga Eilat kerap melakukan aksi demonstrasi.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Apa Kabar Vaksin Nusantara?

Kamis, 15 April 2021

Artikel Lainnya

Sambut Delegasi AS, Tsai Ing-wen Beberkan Komitmen Taiwan Jaga Perdamaian Indo-Pasifik
Dunia

Sambut Delegasi AS, Tsai Ing..

15 April 2021 12:12
Komentar Pedas Erdogan Untuk PM Italia Yang Menyebutnya Diktator
Dunia

Komentar Pedas Erdogan Untuk..

15 April 2021 11:52
Perseteruan Rusia-Ukraina: Kapal Perang AS Mundur Dari Laut Hitam
Dunia

Perseteruan Rusia-Ukraina: K..

15 April 2021 11:20
Peringatan China Untuk Barat: Jangan Jadikan Hong Kong Sebagai Pion
Dunia

Peringatan China Untuk Barat..

15 April 2021 11:16
Kontroversi Penyebab Kematian George Floyd, Kehabisan Oksigen Hingga Penyakit  Jantung
Dunia

Kontroversi Penyebab Kematia..

15 April 2021 10:49
Perkuat Sistem Pertahanan Udara, Turki Punya Teknologi Rudal Udara-Ke-Udara Bozdogan
Dunia

Perkuat Sistem Pertahanan Ud..

15 April 2021 10:48
Pasang Badan, AS Akan Bantu Pertahanan Ukraina Lawan Rusia
Dunia

Pasang Badan, AS Akan Bantu ..

15 April 2021 10:23
Dukung Kompetisi Sepak Bola Copa America 2021, Sinovac Sepakat Kirim 50.000 Dosis Vaksin Covid-19
Dunia

Dukung Kompetisi Sepak Bola ..

15 April 2021 10:21