Para Menteri Israel Berdebat Tentang Rencana Pembukaan Kembali Bandara Jelang Pemilihan

Bandara Ben-Gurion nyaris kosong saat pandemi Covid-19/Net

Para menteri di Israel berencana mengaktifkan lagi bandara Ben-Gurion secara bertahap. Dalam rapat parlemen Selasa (2/3), pejabat membahas rencana pembukaan menjelang pemilihan umum yang akan berlangsung pada akhir bulan ini. Namun, rencana itu melahirkan perdebatan.

Di tengah pendemi yang belum juga mereda, Israel berupaya memperketat aturan pergerakan, salah satunya dengan membatasi perjalanan dan menutup Bandara Ben-Gurion.  

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dia sedang membentuk satuan tugas antar kementerian khusus, yang bersama dengan Dewan Keamanan Nasional akan menuntaskan rencana untuk meringankan pembatasan perjalanan internasional terkait pandemi Covid-19.

Satgas terdiri dari perwakilan kementerian kesehatan, transportasi, pertahanan, keamanan publik, keuangan, dan dalam negeri, bersama dengan jaksa agung, menurut Netanyahu, seperti dikutip dari Times of Israel, Selasa (2/3).

Menteri Transportasi Miri Regev dalam rapat Senin telah menyampaikan rencana itu kepada kabinet di mana semua orang Israel di luar negeri akan diizinkan kembali ke Israel untuk memberikan suara dalam pemilihan. Ini menimbulkan debat dari beberapa pejabat mengenai kembalinya orang Israel yang ada di luar di saat-saat seperti ini.

"Kami memiliki kendala dalam pemilihan, di antaranya ada banyak yang akan mencoba memanfaatkan (situasi) ini dan ingin memasuki negara ini, meskipun (telah bertahun-tahun) pusat kehidupan mereka bukan di Israel," kata Netanyahu pada rapat Senin malam, menurut bocoran sebuah media dari rapat kabinet.

Netanyahu mengacu pada pemilihan 23 Maret mendatang, pemilihan nasional keempat yang dilakukan hanya dalam dua tahun. Israel tidak mengizinkan pemungutan suara tanpa kehadiran penduduknya, kecuali para diplomat yang ditempatkan di luar negeri.

Banyakyang harus disipakn, di antaranya tempat karantina. Warga Israel yang tinggal di luar negeri dan akan datang pada saat pemilihan, dia harus melakukan vaksinasi terlebih dulu. Jika tidak, dia akan dipaksa mengisolasi diri di hotel-hotel yang dikelola negara atau karantina di rumah dengan gelang elektronik

Menteri Imigrasi Pnina Tamano-Shata membalas pernyataan Netanyahu dengan mengatakan: “Dengan segala hormat, ini bukan hanya kendala pemilihan. Ada hak-hak dasar yang dirugikan," katanya.

Tamano-Shata mengatakan, banyak orang Israel menjadi pengungsi di negara lain di luar keinginan mereka. Banyak orang Israel berada dalam situasi sulit, termasuk ibu hamil, lansia, dan ibu tunggal yang sudah lama tidak bertemu dengan anak mereka.

“Juga ada yang kehabisan uang, dan harus pulang ke Israel. Ini adalah orang Israel yang menjadi tanggung jawab kami. Kami tidak bisa meninggalkan mereka," kata Tamano-Shata.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19