Korut Diduga Kembangkan Lagi Progam Nuklir, AS: Upaya Menarik Perhatian Biden

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/net

Amerika Serikat (AS) buka suara usai Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melaporkan bahwa Korea Utara kemungkinan mengembangkan program nuklir mereka.

Kepala intelijen untuk komando AS di Indo-Pasifik, Laksamana Muda Michael Studeman mengatakan aktivitas Korea Utara itu merupakan upaya Pyongyang untuk menarik perhatian pemerintahan Presiden Joe Biden. Ia menyebut Korea Utara berusaha memberikan tekanan untuk melakukan negosiasi keringanan sanksi.

"Kami mengawasi ini. Dan sangat memprihatinkan ke mana Korea Utara ingin pergi," ujar Studeman pada Selasa (2/3), seperti dikutip Reuters.

Dalam sebuah pernyataan kepada Dewan Gubernur IAEA pada Senin (1/3), Direktur Jenderal IAEA, Rafael Mariano Grossi, menunjukkan berbagai bukti terkait aktivitas di fasilitas nuklir Yongbyong dan Kangson.

Ia menyebut terdapat kemungkinan bahwa Korea Utara kembali menggunakan fasilitas nuklir Yongbyon.

"Jika itu benar, maka itu bisa menempatkan kita pada tingkat ketegangan yang berbeda dengan Korea," ujar Studeman menanggapi.

“Ini mungkin awal dari sesuatu yang dirancang untuk mempengaruhi pemerintahan Biden. Ini mungkin cara pertama untuk mendapatkan perhatian pemerintahan baru di sini, di mana mungkin (Korea Utara) akan menggunakan pengembangan pemrosesan ulang ini sebagai alat tawar-menawar untuk semacam keringanan sanksi," jelasnya.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19