Korban Covid Muslim Dikuburkan Di Pulau Terpencil, Sri Lanka Menuai Protes

Ilustrasi/Net

Sri Lanka menghadapi kritik atas rencana menguburkan korban virus corona Muslim di sebuah pulau terpencil, Iranaitivu yang terletak 13 kilometer di lepas pantai utara negara itu

Aksi demonstrasi terjadi para Rabu (3/3) di mana puluhan orang memegang spanduk dan meneriakkan yel yel penolakan di Kilinochchi, sebuah distrik daratan terdekat ke Iranaitivu. Mereka terdiri dari warga Tamil yang dipimpin oleh pastor, para pemimpin Muslim, dan penduduk setempat.

Mereka mengatakan, pulau yang luasnya hanya satu kilometer persegi itu tidak boleh digunakan sebagai 'kuburan' untuk pandemi, seperti yang dilaporkan CNA, Rabu (3/3).

Partai Muslim utama, Kongres Muslim Sri Lanka (SLMC), mengatakan bahwa 'semua orang tidak ingin keluarganya yang meninggal diasingkan' dan ingin menguburkan keluarga masing-masing di kuburan mereka sendiri.

Sejak April 2020, Kolombo mengeluarkan larangan penguburan korban Covid. Semua yang meninggal karena Covid harus dikremasi untuk mencegah penularan. Hal yang memicu protes kaum Muslim selama berbulan-bulan.

Muslim Sri Lanka, yang merupakan 10 persen dari 21 juta penduduknya, menentang kebijakan tersebut dengan menunjukkan bahwa kremasi dilarang berdasarkan hukum Islam.
Kebijakan kremasi akhirnya dicabut pada pekan lalu setelah Perdana Menteri Pakistan Imran Khan yang datang berkunjung mengatakan bahwa Kolombo harus menghormati upacara pemakaman umat Islam. Maka, pada Selasa (2/3) para pejabat akhirnya mengusulkan penguburan korban virus Muslim di pulau Iranaitivu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19