Pelaku Gunakan Pisau Di Swedia, Tiga Orang Kritis

Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven/Net

Delapan orang dilaporkan terluka parah. Pelaku menyerang korban dengan menggunakan pisau. Polisi sedng mempelajari motif pelaku.

Peristiwa yang terjadi di Vetlanda, Swedia, pada Rabu (3/3) malam waktu setempat.

Kepolisian Swedia dalam keterangannya menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini tengah menyelidiki kemungkinan motif teror dalam insiden berdarah itu. Polisi telah berhasil meringkus pelaku.

"Beberapa korban berada dalam kondisi serius. Tersangkanya seorang pria berusia 20-an. Saat ini dirawat di rumah sakit, setelah ditangkap," kata seorang juru bicara polisi pada konferensi pers, seperti dikutip dari AFP, Kamis (4/3).

"Pria (tersangka) itu sebelumnya diketahui polisi pernah karena kejahatan ringan," katanya.

Dewan daerah Jonkoping mengatakan di situsnya, kedelapan korban saat ini dirawat di rumah sakit dan tiga mengalami luka serius. Bisa mengancam jiwa.

Menurut polisi, pelaku melakukan serangan menggunakan pisau, setidaknya di lima lokasi yang berbeda. Polisi telah disiagakan untuk mengantisipasi serangan susulan di Vetlanda, sebuah kota berpenduduk sekitar 13.000 orang.

"Kami telah memulai penyelidikan awal atas percobaan pembunuhan tetapi ada rincian dalam penyelidikan yang membuat kami menyelidiki kemungkinan motif teror," kata kepala polisi daerah Malena Grann pada konferensi pers.

Seorang pemilik toko bunga di dekat tempat kejadian, Asa Karlqvist mengatakan bahwa dirinya mendengar orang-orang berteriak saat kejadian.

“Kami mendengar teriakan dari jalan. Kemudian kami melihat seorang pria memasuki toko, berteriak bahwa dia telah ditikam,” katanya kepada surat kabar lokal Vetlanda-Posten.

"Darah mengalir dari bahunya, jadi kami mengambil handuk dan menekan lukanya," tambahnya.

Perdana Menteri Stefan Lofven mengutuk insiden tersebut. "Kami menghadapi tindakan keji seperti itu dengan kekuatan gabungan dari masyarakat kami," katanya.

Pada April 2017, seorang Islamis radikal mengendarai truk ke kerumunan pembeli di jalan yang sibuk di pusat kota Stockholm, menewaskan lima orang sebelum menabrak sebuah department store. Dia ditangkap dan kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19