Prevalensi Infeksi Covid-19 Menurun, Inggris Tetap Waspada

Imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan di Inggris/AFP

Inggris menjadi salah satu negara di Eropa yang paling terdampak hebat pandemi Covid-19. Tetapi sejak Januari lalu, prevalensi infeksi Covid-19 di Inggris telah menurun.

Kendati begitu, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Imperial College London menunjukkan, penurunan prevalensi infeksi di Inggris mulai melambat, dengan kemungkinan peningkatan kasus di beberapa daerah.

Para peneliti mengatakan bahwa prevalensi nasional nggris adalah 0,49 persen, turun dua pertiga dari 1,57 persen yang tercatat pada Januari, seperti dikutip Reuters, Kamis (4/3).

Berdasarkan temuan para ahli pada Februari, prevalensi diperkirakan telah meningkat di London, bagian tenggara, timur, dan barat Midlands.

"Prevalensi di Inggris terus menurun meskipun tingkat penurunan telah melambat," ujar profesor penyakit menular di Imperial College London, Steven Riley.

Untuk menurunkan kembali prevalensi, ia mengatakan diperlukan peluncuran vaksin yang sukses.

"Ada beberapa daerah di mana prevalensinya mungkin meningkat ... kita benar-benar perlu menurunkan tingkat infeksi," tambahnya.

Penelitian tersebut, yang dikenal sebagai REACT-1, adalah salah satu survei prevalensi terbesar di Inggris. Lebih dari 165.400 sukarelawan diuji di Inggris antara 4 hingga 23 Februari untuk mengukur prevalensi infeksi pada populasi umum.

Menteri Kesehatan Matt Hancock mengatakan bukti bahwa kasus menurun secara keseluruhan sangat menggembirakan, tetapi penting bahwa orang masih berpegang pada aturan.

"Ada beberapa alasan yang mengkhawatirkan bahwa kemajuan yang kami peroleh dengan susah payah mungkin melambat, dan bahkan berbalik di beberapa daerah, jadi penting bagi kami untuk tetap waspada," katanya.

Inggris mulai melonggarkan kuncian nasional pada awal pekan dengan membuka sekolah.

Pelonggaran dilakukan beriringan dengan pelaksanaan program vaksinasi, di mana Inggris telah memberi lebih dari 20 juta orang dosis pertama vaksin Covid-19.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19