Kelompok Hamas Sambut Baik Penyelidikan ICC Atas Kejahatan Perang Di Palestina

Juru bicara Hamas Hazem Qassem/Net

Kelompok Hamas menyambut baik dimulainya penyelidikan atas dugaan kejahatan yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Kelompok itu mengatakan penyelidikan akan membuktikan keadilan yang telah lama ditunggu rakyat Palestina.

"Ini adalah langkah maju untuk menerapkan keadilan, menghukum pendudukan dan melakukan keadilan kepada rakyat Palestina," kata juru bicara Hamas Hazem Qassem, seperti dikutip dari AP, Rabu (3/3).

Selain Hamas, kelompok Human Rights Watch juga menyambut baik langkah pengadilan sebagai langkah menuju keadilan bagi para korban Israel dan Palestina.

Kelompok itu mengatakan, sidang pengadilan yang padat seharusnya tidak menghalangi kantor kejaksaan untuk dengan gigih mengejar kasus-kasus terhadap siapa pun yang secara kredibel terlibat dalam kejahatan tersebut/

"Semua mata juga akan tertuju pada jaksa berikutnya, Karim Khan, untuk mengambil tongkat dan segera bergerak maju sambil menunjukkan kemandirian yang teguh dalam upaya meminta pertanggungjawaban bahkan yang paling kuat," kata Balkees Jarrah, direktur keadilan internasional di Human Rights Watch.
 
"Negara-negara anggota ICC harus siap untuk melindungi pekerjaan pengadilan dengan keras dari tekanan politik apa pun," ujarnya.

Israel selama ini menyalahkan Hamas dan kelompok militan lainnya atas korban perang Palestina, dengan mengatakan para militan menggunakan daerah pemukiman sebagai perlindungan untuk meluncurkan roket dan membuat militer tidak punya pilihan selain menyerang balik.

Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Fatou Bensouda pada Rabu (3/3) mengumumkan bahwa ICC telah meluncurkan penyelidikan atas dugaan kejahatan yang dilakukan Israel terhadap Palestina dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari setengah abad tersebut.

Perseteruan yang telah berlangsung lama antara Israel dan Palestina akan segera memasuki babak baru dengan munculnya penyelidikan ini.

Selain menyelidiki kejahatan yang dilakukan Israel, penyelidikan kemungkinan juga akan menyelidiki dugaan kejahatan yang dilakukan oleh militan Palestina. Bensouda mengatakan penyelidikannya akan menyelidiki tindakan Hamas  yang menembakkan roket tanpa pandang bulu ke Israel selama perang 2014, yang oleh Hamas dikomentari sebagai 'sah' di bawah hukum internasional karena bentuk  perlawanannya terhadap pendudukan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19