Aktivis Myanmar: Kami Melawan Dengan Cara Apa pun, Tidak Ada Artinya Tetap Hidup Di Bawah Junta

Kerusuhan di Myanmar/Net

Media sosial diramaikan dengan unggahan foto-foto dan postingan ungkapan perlawanan dari para pendemo yang menentang kudeta Myanmar.

Pasca PBB melaporkan banyaknya korban tewas dalam satu hari yang paling berdarah, Rabu (3/3) mereka memproklamirkan akan mengadakan perlawanan lebih besar lagi.

Aktivis pro-demokrasi Myanmar pada hari ini, Kamis (4/3), bertekad akan mengadakan banyak demonstrasi. Di media sosial para aktivis mengatakan setidaknya dua demonstrasi lain juga direncanakan di beberapa bagian Yangon.

"Kami akan melawan junta dengan cara apa pun yang kami bisa. Tujuan akhir kami adalah untuk menghapus sistem junta dari akarnya," kata Maung Saungkha, seorang aktivis yang mengatakan kelompok Komite Pemogokan Umum Kebangsaan berencana untuk mengadakan protes pada hari Kamis ini, seperti dikutip dari Reuters.

Pada Rabu, polisi dan tentara memberi peringatan kepada para pendemo. Mereka melepaskan tembakan dengan peluru tajam. Membuat korban banyak berjatuhan.

"Kami tahu bahwa kami selalu bisa ditembak dan dibunuh dengan peluru tajam. Namun, tidak ada jika kami tetap hidup di bawah junta, jadi kami memilih jalan berbahaya ini," kata aktivis Maung Saungkha.

Uni Eropa pada Kamis (4/3), melalui pernyataannya mengatakan penembakan terhadap warga sipil tak bersenjata dan pekerja medis jelas melanggar hukum internasional. Ia juga mengatakan militer meningkatkan penindasan terhadap media, dengan semakin banyak jurnalis yang ditangkap dan didakwa.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19