Korsel Sepakat Tambah Biaya Konstribusi Pasukan AS

Pasukan Amerika Serikat dan Korea Selatan/Net

Korea Selatan berkomitmen untuk menambah kontribusi terhadap biaya pasukan Amerika Serikat (AS) yang ditempatkan di sana.

Departemen Luar Negeri AS pada Minggu (7/3) mengumumkan Washington dan Seoul telah mendapat kesepakatan terkait perjanjian kontribusi pertahanan kedua negara, seperti dikutip Reuters.

Jurubicara departemen menyebut perjanjian itu sebagai komitmen pemerintahan Presiden Joe Biden untuk menghidupkan kembali dan memodernisasi aliansi demokrasi dengan Korea Selatan.

Perjanjian yang disebut dengan "Special Measures Agreement" itu akan menggantikan kesepakatan enam tahun yang mengatur kontribusi pertahanan kedua negara yang berakhir pada akhir 2019.

Saat ini ada sekitar 28.500 tentara AS yang ditempatkan di Korea Selatan sebagai pencegahan terhadap serangan Korea Utara. Lebih dari 90 persen kontribusi Seoul berdasarkan perjanjian sebelumnya langsung kembali ke ekonomi Korea Selatan.

Pada era mantan Presiden Donald Trump, AS menolak tawaran Korea Selatan yang akan membayar 13 persen lebih banyak dari 920 juta dolar AS setahun, menjadi total sekitar 1 miliar dolar AS setahun. Alih-alih, Trump menuntut sebanyak 5 miliar dolar AS.

Meski telah disepakati, namun perjanjian itu masih harus disetujui oleh parlemen Korea Selatan.

“Kedua belah pihak akan mengumumkan kepada publik dan mengadakan upacara penandatanganan tentatif setelah menyelesaikan prosedur pelaporan internal. Pemerintah akan memutuskan untuk segera menandatangani kesepakatan untuk menyelesaikan kevakuman yang telah berlangsung lebih dari setahun," ujar Kementerian Luar Negeri Korea Selatan.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19