AS Minta Turki Jadi Tuan Rumah Dialog Perdamaian Intra-Afghan

Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Taliban pada Februari 2020/Net

Amerika Serikat (AS) meminta Turki untuk menjadi tuan rumah pertemuan antara pemerintah Afghanistan dan Taliban atau dialog perdamaian intra-Afghan.

Hal itu terungkap dari surat yang dikirim Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken kepada Presiden Aghanistan Ashraf Ghani yang dibocorkan oleh Tolo News pada Minggu (7/3).

“Kami akan meminta pemerintah Turki untuk menjadi tuan rumah pertemuan tingkat senior kedua belah pihak dalam beberapa pekan mendatang untuk menyelesaikan perjanjian perdamaian," tulis Blinken dalam surat yang dikutip Anadolu Agency itu.

"Saya mendesak Anda (Ghani) atau pihak berwenang Anda yang ditunjuk untuk bergabung dengan perwakilan lain dari Republik Islam (Afghanistan) dalam pertemuan ini," lanjut Blinken.

Selain mengikutsertakan Turki, Blinken juga mengatakan, AS bermaksud untuk meminta PBB untuk memanggil menteri luar negeri dan utusan dari Rusia, China, Pakistan, Iran, hingga India untuk membahas perdamaian di Afghanistan.

"Saya yakin bahwa negara-negara ini memiliki kepentingan yang sama di Afghanistan yang stabil dan harus bekerja sama jika kita ingin berhasil," katanya dalam surat itu.

Blinken juga menyerukan pendekatan yang lebih inklusif dan kredibel oleh pemerintah Afghanistan untuk negosiasi dengan Taliban tentang pemerintahan dan pembagian kekuasaan.

Ia juga menyoroti bahwa Taliban akan mendapatkan keuntungan teritorial karena AS masih mempertimbankan penarikan pasukan secara penuh pada 1 Mei.

Pekan lalu, Taliban juga telah melanjutkan negosiasi mengenai pembicaraan damai dengan Kabul bersama utusan AS, Zalmay Khalilzad.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19