KDCA: Tak Ada Hubungan Antara Vaksinasi Dan Kasus Kematian Setelah Divaksin

Vaksinasi Covid-19/Net

Hasil penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas kesehatan Korea Selatan menunjukkan, tidak ada hubungan antara kematian yang terjadi terhadap sejumlah orang dengan vaksin Covid-19.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) pada Senin (8/3) mengatakan telah menyelidiki kematian delapan orang setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 dari AstraZeneca. Hasilnya tidak ada bukti vaksin berperan dalam kematian mereka, dan mereka memiliki kondisi mendasar.

"Kami secara tentatif menyimpulkan bahwa sulit untuk menetapkan hubungan apa pun antara reaksi merugikan mereka setelah divaksinasi, dan kematian mereka," ujar Direktur KDCA, Jeong Eun-kyeong, seperti dikutip Reuters.

Korea Selatan mulai memvaksinasi penduduk dan pekerja di panti jompo dan individu berisiko lainnya pada akhir Februari, dengan 316.865 orang telah menerima suntikan pertama mereka hingga Minggu (7/3).

Saat ini, Korea Selatan juga di hadapkan pada tantangan mengatasi penyebaran Covid-19 dari orang asing. Setidaknya pihak berwenang telah memulai memeriksa 12 ribu lokasi pekerja migran di beberapa daerah.

"Lingkungan kerja dan perumahan komunal mereka meningkatkan bahaya infeksi tetapi sulit untuk menemukan pasien lebih awal karena akses mereka yang terbatas ke sumber daya medis dan tes, dan masalah rawat inap ilegal," kata Jeong.

Di Provinsi Gyeonggi, Wakil Gubernur Urusan Administrasi Lee Yong-chul mengatakan telah memerintahkan sekitar 85.000 pekerja migran untuk menjalani tes dalam dua pekan ke depan

Setidaknya 151 warga asing di kota Gyeonggi Dongducheon baru-baru ini juga dinyatakan positif, meskipun penyebab wabah masih belum jelas.

Di Namyangju, kota lain di Gyeonggi, setidaknya 124 orang asing dinyatakan positif setelah wabah di pabrik plastik.

Kondisi kerja para pekerja migran di Korea Selatan juga mendapat sorotan baru setelah seorang wanita dari Kamboja ditemukan tewas di rumah kaca dalam suhu musim dingin yang membekukan akhir tahun lalu.

Tahun lalu, ratusan pekerja migran Thailad yang mayoritas ilegal juga membuat PBB mendorong adanya penyelidikan.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19