Wawancara Harry Dan Meghan Penuh Kontroversi, Istana Buckingham Diam Seribu Bahasa

Wawancara Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle bersama Oprah Winfrey/Net

Sudah sehari sejak wawancara Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan Oprah Winfrey disiarkan secara luas, namun Istana Buckingham masih bungkam.

Wawancara tersebut bukan hanya menggemparkan publik di Inggris, tapi juga seluruh dunia. Di mana Harry dan Meghan seakan membongkar kebobrokan di Kerajaan Inggris. Termasuk bagaimana kesehatan mentalnya ketika menjadi bangsawan dan tindakan rasisme yang dialami putranya, Archie.

Dalam wawancara selama dua jam yang disiarkan CBS itu, Meghan mengungkap bahwa ia sempat berpikir untuk bunuh diri karena tekanan di kerajaan. Bahkan ketika ia mencoba untuk mencari pertolongan, seorang bangsawan senior mengatakan hal itu tidak akan terlihat bagus.

Meghan juga menyebut bahwa anggota kerajaan khawatir mengenai warna kulit Archie, sebelum ia lahir.

Dimuat Sky News, Istana Buckingham belum mengomentari berbagai pernyataa Meghan dan Harry yang penuh kontroversi.

Tetapi publik telah memberikan beragam reaksi. Sejumlah selebriti telah menyatakan dukungan mereka untuk Meghan dan Harry, terutama bagaimana beraninya Meghan mengungkap kesehatan mentalnya.

"Keberanian yang dibutuhkan Meghan untuk berbicara tentang kesehatan mentalnya luar biasa mengingat neraka yang dia alami. Fakta mereka sekarang duduk bersama menyuarakan mengapa mereka harus pergi untuk melindungi keluarga mereka. Tidak ada apa-apa selain rasa hormat dan kekaguman," cuit seorang pengguna di Twitter.

"Saya merasa terkejut karena William dan Kate mendirikan sebuah badan amal kesehatan mental, tetapi permintaan Meghan untuk mendapat dukungan ditolak dan Harry juga tidak bisa mendapatkan dukungannya. Ini benar-benar menjijikkan. Biasa dan sederhana. Semua orang berhak mendapatkan akses ke dukungan saat berjuang," cuit yang lainnya.

Meski begitu, banyak juga yang tidak memercayai pernyataan keduanya dan mendukung pihak kerajaan.

"Maaf, saya tidak percaya sepatah kata pun yang dia (Meghan) ucapkan," ujar seorang penyiar, Piers Morgan.

Beberapa lainnya juga menyoroti tindakan rasisme di kerajaan yang seharusnya menurut mereka tidak terjadi.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19