Tolak Gagasan Paspor Vaksin, WHO: Akan Menimbulkan Ketidakadilan Dalam Sistem

Vaksinasi/Net

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menolak gagasan "paspor vaksin" untuk perjalanan internasional karena masih banyaknya kekhawatiran.

Pakar kedaruratan WHO, Michael Ryan mengatakan "paspor vaksin" tidak dapat digunakan karena berbagai pertimbangan, termasuk pertimbangan etis bahwa vaksin Covid-19 tidak tersedia secara adil untuk global.

"Ada pertimbangan praktis dan etis yang nyata bagi negara-negara yang mempertimbangkan menggunakan sertifikasi vaksin sebagai syarat untuk bepergian, dan badan kesehatan PBB menyarankan untuk tidak melakukannya untuk saat ini," ujar Ryan dalam konferensi pers pada Senin (8/3).

"Vaksinasi tidak cukup tersedia di seluruh dunia dan tidak tersedia secara adil," tambahnya.

Ryan mencatat, strategi tersebut mungkin tidak akan adil bagi orang-orang yang tidak bisa melakukan vaksinasi karena alasan tertentu. Sehingga mewajibkan sertifikasi vaksin untuk perjalanan akan menimbulkan ketidakadilan yang lebih jauh dalam sistem.

Selain itu, WHO juga menyoroti masih belum mengetahui berapa lama kekebalan dapat bertahan dari vaksin Covid-19, dan masih mengumpulkan data untuk hal tersebut.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19