Enggan Mundur Usai Terjerat Kasus Pelecehan Seksual, Gubernur Andrew Cuomo Terancam Dimakzulkan

Gubernur New York, Andrew Cuomo/Net

Gubernur New York, Andrew Cuomo harus menghadapi tuntutan pemakzulan setelah menolak seruan untuk mengundurkan diri karena terjerat kasus pelecehan seksual.

Dalam konferensi pers pada Minggu (7/3), Cuomo telah menolak seruan bipartisan untuk mengundurkan diri atas berbagai kasus yang menjeratnya.

"Saya dipilih oleh rakyat negara bagian. Saya tidak akan mengundurkan diri karena tuduhan. Tidak mungkin saya mengundurkan diri," ujar Cuomo.

Selain diduga melakukan pelecehan seksual dan perilaku tidak pantas di tempat kerja, Cuomo juga menghadapi penyelidikan terkait perannya dalam menutupi kematian di panti jompo akibat Covid-19.

Terlepas dari penolakan Cuomo, saat ini anggota parlemen negara bagian tengah menjajaki opsi untuk memakzulkan Cuomo jika ia terbukti melanggar setidaknya satu pasal pemakzulan.

Saat ini Pemimpin Minoritas Majelis Negara Bagian New York, Will Barclay yang sesama anggota Partai Republik mengungkap berencana untuk memperkenalkan resolusi untuk mendakwa Cuomo karena kehilangan banyak kredibilitas.

Resolusi itu kemungkinan akan mendapat banyak dukungan.

Majelis negara bagian yang beranggotakan 150 orang saat ini terdiri dari 106 Demokrat, 43 Republikan dan satu Independen. Mayoritas sederhana, atau 76 anggota parlemen, diperlukan untuk pemakzulan.

Jika berhasil, maka Cuomo akan menjadi gubernur kedua yang dimakzulkan dari jabatannya.

Gubernur ke-39 New York, William Sulzer merupakan yang pertama dan hingga saat ini menjadi satu-satunya yang dimakzulkan. Ia dimakzulkan di Senat Negara Bagian New York pada 1913.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19