Diiringi Isak Tangis, Warga Makamkan Puluhan Korban Unjuk Rasa Myanmar

Pemakaman korban tewas dalam unjuk rasa di Myanmar/Reuters

Isak tangis menyelimuti Myanmar ketika puluhan korban bentrokan dengan pasukan keamanan dimakamkan.

Sebelum pemakaman, warga di Yangon dan Mandalay juga menggelar acara menyalakan lilin pada Senin malam (15/3). Menurut laporan media dan foto di media sosial, acara yang sama juga digelar di beberapa kota lainnya.

Dimuat Reuters, pemakaman korban unjuk rasa dijadwalkan berlangsung pada Selasa (16/3), termasuk di Yangon.

Data dari Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) menunjukkan, pasukan keamanan telah menembak mati setidaknya 20 orang dalam aksi unjuk rasa pada Senin. Sementara sedikitnya 74 orang tewas pada Minggu (14/3).

Totalnya, sudah ada 183 orang yang terbunuh oleh pasukan keamanan sejak kudeta militer pada 1 Februari.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengaku terkejut dengan meningkatnya kekerasan di Myanmar. Ia pun meminta komunitas internasional untuk bahu-mambahu mengakhiri penindasan di Burma.

Insiden paling berdarah sejak kudeta terjadi pada Minggu. Hal tersebut membuat junta militer memberlakukan darurat militer di sejumlah kota.

Stasiun TV lokal, MRTV melaporkan, darurat militer membuat komandan militer mengambil alih administrasi distrik, termasuk pengadilan.

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14