Children in the DPR Korea
Children in the DPR Korea
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Presiden Lopez Obrador: Meksiko Akan Naikkan Dana Pensiun Dua Kali Lipat Pada 2024

LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 23 Maret 2021, 10:48 WIB
Presiden Lopez Obrador: Meksiko Akan Naikkan Dana Pensiun Dua Kali Lipat Pada 2024
Presiden Lopez Obrador saat menghadiri acara untuk menandai peringatan 215 tahun kelahiran mantan presiden Benito Juarez, di Oaxaca, Minggu 21 Maret 2021/Net
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengumumkan bahwa ia berencana menaikan dana pensiun untuk lansia.

Dana pensiun yang saat ini sebesar 2.700 peso yang diterima setiap dua bulan, akan meningkat 15 persen pada Juli mendatang, dan 20 persen setiap tahun mulai Januari 2022. Hingga pada tahun 2024, Obrador berharap  kenaikan bisa mencapai 6.000 peso (setara 292 dolar AS) yang diterima setiap dua bulan.

Pensiun juga akan disesuaikan setiap tahun sesuai dengan inflasi, katanya,

Hal tersebut disampaikan Lopez Obrador saat menghadiri acara untuk menandai peringatan 215 tahun kelahiran mantan presiden Benito Juarez, di Oaxaca, Minggu (21/3) waktu setempat.

Usia kelayakan pensiun akan turun menjadi 65 pada Juli, dari yang sebelumnya 68. Berdasarkan aturan saat ini, hanya penduduk asli Meksiko yang memenuhi syarat untuk pensiun lansia pada usia 65 tahun.

Lopez Obrador mengatakan, pengeluaran pemerintah untuk pensiun lansia akan meningkat menjadi 240 miliar peso (11,7 miliar dolar AS) pada tahun 2022 dari 135 miliar peso tahun ini.

“Ini akan mencapai 300 miliar peso pada 2023 dan 370 miliar peso pada 2024,” kata presiden, seraya menambahkan bahwa 10,3 juta lansia akan mendapat manfaat dari kenaikan pensiun, seperti dikutip dari Mexico Daily News, Senin (22/3).

“Sumber daya ini akan keluar dari anggaran publik tanpa meningkatkan hutang atau pajak dan tanpa gasolinazos (kenaikan harga gas yang tajam),” ujarnya.

Dia mengatakan kenaikan pensiun pada dasarnya akan didanai oleh tabungan yang dihasilkan oleh ‘penghematan republik’ pemerintah. Dia juga menjelaskan bahwa pemerintahannya akan terus menghemat uang dengan memerangi korupsi dan hidup dengan keyakinan bahwa "tidak akan ada pemerintah yang kaya dengan orang-orang miskin.”

Dalam kesempatan yang sama, Lopez Obrador juga mencatat bahwa gaji minimum telah meningkat 44 persen secara riil sejak ia menjabat pada akhir 2018. Saat ini, upah di sebagian besar negara mencapai 141,7 peso (sekitar 7 dolar AS) per hari, dan 213,4 peso di zona bebas perbatasan utara.

“Meksiko sedang mengalami mata air politik dan sosial di mana kita membangun kebebasan, menghapus kotoran korupsi dan memulihkan prioritas negara Meksiko - memperhatikan mereka yang kurang beruntung terlebih dahulu - yang seharusnya tidak pernah hilang,” kata presiden.

Lopez Obrador telah menjadikan program sosial dan kesejahteraan sebagai landasan pemerintahannya, namun dia tak lepas dari kritik karena tidak memberikan bantuan ekonomi tambahan yang substansial untuk membantu orang melalui kemerosotan ekonomi yang disebabkan oleh virus corona.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA