Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Kesepakatan Nuklir Iran Masih Mandek, Rouhani: AS Menyia-nyiakan Kesempatan Emas

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 02 April 2021, 09:39 WIB
Kesepakatan Nuklir Iran Masih Mandek, Rouhani: AS Menyia-nyiakan Kesempatan Emas
Presiden Iran Hassan Rouhani/Net
Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran masih berada di jalan buntu. Kedua pihak tampak enggan mengalah untuk melanjutkan komitmen kesepakatan nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015.

Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut pemerintahan Joe Biden berusaha untuk mengulur-ulur waktu dan gagal memanfaatkan kesempatan untuk kembali ke kesepakatan nuklir.

"Orang Amerika tidak dapat memahami itu dan gagal memanfaatkan kesempatan emas ini," kata Rouhani pada Kamis (1/4), seperti dikutip Sputnik.

"Mereka telah berlarut-larut, dan kami telah menerima pesan dan berita, yang menunjukkan pemerintahan baru (AS) ini jauh dari kenyataan tentang Iran," tambah Rouhani.

Meski menjadi satu-satunya yang memikul beban kesepakatan, Rouhani melanjutkan, Iran akan bersedia melanjutkan kepatuhan JCPOA 2015, selama Washington berkomitmen pada janjinya di bawah perjanjian untuk mencabut sanksi.

AS, di bawah pemerintahan mantan Presiden Donald Trump telah keluar dari JCPOA pada 2018 karena menganggap Iran telah melanggar komitmennya.

Setelah itu, pemerintahan Trump memberlakukan kebijakan tekanan maksimum untuk Iran.

ARTIKEL LAINNYA