Pengamat Dukung Laporan HAM AS Tentang Kamboja: Situasi Sebenarnya Lebih Buruk Daripada Membaik

Kementerian Luar Negeri Kamboja/Net

Kamboja sampai saat ini belum menunjukkan perbaikan masalah HAM. Presiden Institut Demokrasi Kamboja mengatakan, bahkan HAM telah menjadi situasi yang mengkhawatirkan di negaranya.

“Dalam pengamatan saya, dari bekerja secara langsung dengan warga dan orang lain, penghormatan terhadap hak asasi manusia dan demokrasi di Kamboja tidak dalam kondisi yang baik dan telah menurun ke tingkat yang mengkhawatirkan, terutama setelah pembubaran Partai Penyelamat Nasional Kamboja," kata Pa Chanroeun, seperti dikutip dari Phnom Penh Post, Senin (5/4).

AS dalam laporan yang dikeluarkan pada 30 Maret lalu menyebut bahwa mereka telah mengamati impunitas hukum yang meluas di masyarakat Kamboja untuk orang-orang istimewa yang kaya atau memiliki hubungan politik.

Kerajaan Kamboja melalui Kementerian Luar Negeri bereaksi keras terhadap laporan itu. AS tidak memenuhi prinsip untuk menghakimi tanpa bukti yang mendasar. Bahwa kepemimpinan dalam hak asasi manusia harus dimulai di rumah, dan bahwa laporan tahunan itu ternyata tidak memasukkan AS yang padahal juga banyak melakukan tindakan pelanggaran HAM yang selama ini selau disangkal.

Alih-alih mendukung bantahan Pemerintah Kamboja itu, Chanroeun malah menegaskan bahwa situasi di Kamboja sebenarnya lebih buruk daripada membaik.

“Saya setuju dengan temuan AS, karena laporan itu diteliti dengan baik dan digunakan sebagai barometer dari pernyataan yang ditemukan dalam Konstitusi Kamboja dan beberapa substansi Perjanjian Damai Paris,” ujar Chanroeun.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Buat Aksi Solidaritas Palestina Di Kawasan, Jokowi Sampaikan Pernyataan Bersama Sultan Bolkiah Dan PM Muhyiddin
Dunia

Buat Aksi Solidaritas Palest..

17 Mei 2021 23:56
Militer Israel Akui Sudah Serang Kapal Selam Hamas Di Dekat Pantai Gaza
Dunia

Militer Israel Akui Sudah Se..

17 Mei 2021 20:24
Jalur Gaza Dibombardir, AS Sepakati Paket Penjualan Senjata Ratusan Juta Dolar Ke Israel
Dunia

Jalur Gaza Dibombardir, AS S..

17 Mei 2021 19:59
Erdogan Telepon Paus Fransiskus, Desak Bantu Akhiri Agresi Militer Israel
Dunia

Erdogan Telepon Paus Fransis..

17 Mei 2021 19:01
India Bersiap Hadapi Bencana Angin Topan Besar Di Tengah Derita Tsunami Covid-19
Dunia

India Bersiap Hadapi Bencana..

17 Mei 2021 17:12
Save the Children: Tiga Anak Di Gaza Terluka Setiap Satu Jam
Dunia

Save the Children: Tiga Anak..

17 Mei 2021 16:56
Konflik Israel-Hamas Merembet Ke Belanda, Monumen Pembantaian Warga Yahudi Jadi Korban Vandalisme
Dunia

Konflik Israel-Hamas Merembe..

17 Mei 2021 16:55
Kasus Covid-19 Menurun Turki Buka Pembatasan Bertahap, Pesta Pernikahan Tetap Dilarang
Dunia

Kasus Covid-19 Menurun Turki..

17 Mei 2021 16:37