Oposisi: Butuh Waktu 15 Tahun Bagi India Untuk Vaksinasi Populasi Jika Modi Terus Ekspor Vaksin

Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Program vaksinasi Covid-19 yang tengah digalang oleh pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi dikritik oleh oposisi.

Kritikan berfokus pada banyaknya dosis vaksin yang diekspor oleh India, sementara kebutuhan dalam negeri belum terpenuhi.

Salah satu yang melontarkan kritik adalah Partai Aam Aadmi (AAP) yang mengusai New Delhi. Jurubicara AAP, Raghav Chadha mempertanyakan pemerintah pusat yang dianggapnya mengesampingkan rakyatnya sendiri.

"Pemerintah Modi telah mengekspor dosis vaksin ke 84 negara. Jika Anda menghitung jumlah dosis yang diekspor, Anda akan tahu bahwa itu lebih tinggi dari jumlah dosis yang diberikan kepada orang-orang di India," ujarnya, seperti dikutip Sputnik.

"Haruskah kita peduli dengan orang-orang dari negara kita sendiri atau dari negara lain?" sindirnya.

Menurut Chadha, membutuhkan warktu hingga 15 tahun bagi India untuk memvaksinasi seluruh populasi yang berjumlah lebih dari 1,3 miliar jika kecepatan distribusi vaksin di dalam negeri masih seperti saat ini.

"Beberapa ilmuwan mengatakan bahwa untuk menahan virus, setidaknya 70 persen populasi harus divaksinasi. Butuh 10 tahun untuk membaksinasi 70 persen populais negara jika vaksinasi berlanjut pada kecepatan saat ini dan memvaksinasi semua orang di negara itu akan memakan waktu sekitar 15 tahun," ujarnya.

Data  dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga menunjukkan, lebih dari 79 juta orang telah divaksinasi hingga Minggu malam (4/4).

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet

Selasa, 13 April 2021
Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021

Artikel Lainnya

Sambut Delegasi AS, Tsai Ing-wen Beberkan Komitmen Taiwan Jaga Perdamaian Indo-Pasifik
Dunia

Sambut Delegasi AS, Tsai Ing..

15 April 2021 12:12
Komentar Pedas Erdogan Untuk PM Italia Yang Menyebutnya Diktator
Dunia

Komentar Pedas Erdogan Untuk..

15 April 2021 11:52
Perseteruan Rusia-Ukraina: Kapal Perang AS Mundur Dari Laut Hitam
Dunia

Perseteruan Rusia-Ukraina: K..

15 April 2021 11:20
Peringatan China Untuk Barat: Jangan Jadikan Hong Kong Sebagai Pion
Dunia

Peringatan China Untuk Barat..

15 April 2021 11:16
Kontroversi Penyebab Kematian George Floyd, Kehabisan Oksigen Hingga Penyakit  Jantung
Dunia

Kontroversi Penyebab Kematia..

15 April 2021 10:49
Perkuat Sistem Pertahanan Udara, Turki Punya Teknologi Rudal Udara-Ke-Udara Bozdogan
Dunia

Perkuat Sistem Pertahanan Ud..

15 April 2021 10:48
Pasang Badan, AS Akan Bantu Pertahanan Ukraina Lawan Rusia
Dunia

Pasang Badan, AS Akan Bantu ..

15 April 2021 10:23
Dukung Kompetisi Sepak Bola Copa America 2021, Sinovac Sepakat Kirim 50.000 Dosis Vaksin Covid-19
Dunia

Dukung Kompetisi Sepak Bola ..

15 April 2021 10:21