Ankara Kecam Pernyataan Provokatif Menteri Yunani Yang Singgung Kebijakan Presiden Turki

Wakil Menteri Luar Negeri Yunani Miltiadis Varvitsiotis/Net

Angkara mengecam pernyataan wakil menteri luar negeri Yunani yang dianggap mencoreng Turki dan presidennya.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki pada Rabu (7/4) mengatakan apa yang dikatakan Varvitsiotis dalam sebuah wawancara televisi dangat tidak bermoral.

"Kami mengutuk keras pernyataan tidak bermoral, yang tidak sejalan dengan praktik politik dan diplomatik, dari Wakil Menteri Luar Negeri Yunani Miltiadis Varvitsiotis tentang negara kami dan presiden kami dalam wawancara dengan saluran televisi," isi pernyataan itu, seeprti dilaporkan Anadolu Agency, Kamis (8/4).

Varvitsiotis dan para pejabat Yunani dituduh memainkan retorika provokatif yang sangat merugikan dan mencoreng Turki.

"Para pejabat Yunani terus terlibat dalam tindakan dan retorika provokatif dan meningkatkan ketegangan terhadap Turki," ujar kementerian itu.

Tindakan dan retorika ini diduga 'sengaja dilakukan' pada saat proses dialog dua negara sedang diupayakan.

Ankara kemudian mendesak agar Yunani menunjukkan sikap bijaknya, berpikir sehat, dan tulus, agar  saluran dialog antara kedua negara kembali berfungsi.

Varvitsiotis dalam wawancaranya di 'Atairiasti' SKAI TV pada Selasa (6/5), mengatakan bahwa Turki berada dalam keadaan gejolak dan kebingungan atas identitasnya dalam kebijakan luar negerinya. Begitu juga dengan Presiden Turki yang membuat langkah tidak menentu baik di dalam maupun di luar negerinya.

Pernyataan itu menimbulkan kegeraman dan kecaman dari Ankara.

Turki, yang memiliki garis pantai kontinental terpanjang di Mediterania Timur, telah menolak klaim batas maritim oleh Yunani dan pemerintahan Siprus Yunani, menekankan bahwa klaim mereka yang berlebihan melanggar hak kedaulatan Turki dan Siprus Turki.

Tahun lalu, Ankara mengirimkan beberapa kapal bor untuk eksplorasi di Mediterania Timur, menegaskan haknya di wilayah tersebut serta milik Republik Turki Siprus Utara (TRNC).

Para pemimpin Turki telah berulang kali menekankan bahwa Ankara mendukung penyelesaian masalah yang luar biasa di kawasan itu melalui hukum internasional, hubungan bertetangga yang baik, dialog, dan negosiasi.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19