Farah.ID
Farah.ID

Bermula Dari Sengketa Tanah, Konflik Antarsuku Di Papua Nugini Renggut 19 Nyawa

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 12 April 2021, 10:42 WIB
Bermula Dari Sengketa Tanah, Konflik Antarsuku Di Papua Nugini Renggut 19 Nyawa
Pengrusakan rumah selama konflik antara suku Agarabi dan Tapo di Papua Nugini/Net
Konflik antarsuku di Papua Nugini semakin mengkhawatirkan. Polisi sudah menyalakan alarm di Kota Kainantu yang terletak di dataran tinggi bagian timur.

Konflik terjadi antara suku Agarabi dan Tapo yang bermula pada sengketa kepemilikan tanah.

Dilaporkan The Guardian, konflik bersenjata terjadi pada Kamis (8/4) dan Jumat (9/4), di mana mereka menggunakan senjata berkekuatan tinggi seperti granat tangan.

Polisi menyebut 19 orang tewas dan banyak orang lainnya belum ditemukan. Sejumlah properti juga telah dihancurkan.

Konflik bersenjata terhenti pada Sabtu (10/4) dan Minggu (11/4), ketika kedua suku menjalani hari Sabat.

Komandan Polisi Provinsi Michael Welly mengatakan ada tanda-tanda bahwa pertempuran akan dilanjutkan pekan ini sebagai "perang habis-habisan".

Welly mengatakan kepada Komisaris Polisi PNG David Manning bahwa tanpa bantuan polisi, lebih banyak nyawa diperkirakan akan hilang.

Manning kemudian mengatakan tim yang terdiri dari 15 orang dari Northern Mobile Group telah dikirim untuk membantu polisi setempat memulihkan perdamaian.

ARTIKEL LAINNYA