Pengamat: Kanada Sengaja Ciptakan Citra Teror Tentang Xinjiang, Hasil Koordinasi Dengan AS

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian/Net

China bereaksi atas peringatan perjalanan terbaru yang dirilis oleh pemerintah Kanada, di mana mereka memperingatkan warganya yang memiliki 'ikatan keluarga atau etnis' dengan wilayah Xinjiang, akan berisiko ditahan secara sewenang-wenang saat bepergian ke sana.

Dalam dokumen yang dirilis oleh kantor Urusan Global Kanada pada Minggu (11/4) itu, pemerintah memperingatkan warganya bahwa otoritas lokal di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang 'telah menerapkan langkah-langkah keamanan invasif'.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa Kanada terlalu mengada-ada. Apa yang dikatakannya dalam peringatan perjalanan itu, sama sekali tidak berdasar.

"China adalah negara di bawah aturan hukum dan bertindak sesuai dengan hukum. Setiap warga negara asing di China, selama dia mematuhi hukum, tidak perlu khawatir," kata Zhao, pada konferensi persnya, seperti dikutip dari Global Time, Selasa (13/4)

Dalam beberapa tahun terakhir, Xinjiang telah dikunjungi oleh rekor jumlah turis Tiongkok dan asing, termasuk lebih dari 200 juta pada tahun 2019.

"Kami menyambut lebih banyak orang asing ke Xinjiang dan mempelajari lebih lanjut tentang situasi nyata di sana. Menghadapi fakta dan kebenaran, apa pun kebohongan dan informasi palsu akan dikalahkan," kata Zhao.

Li Haidong, seorang profesor di Institut Hubungan Internasional Universitas Urusan Luar Negeri China, mengatakan bahwa Kanada menggambarkan Xinjiang yang makmur dan stabil sebagai tempat 'penahanan sewenang-wenang' untuk menciptakan citra teror, dan untuk memuluskan cara untuk intervensi Aliansi Five Eyes dalam urusan yang berhubungan dengan Xinjiang.

"Dengan menghipnotis apa yang tidak pernah ada di Xinjiang menjadi cerita sensasional, Kanada menyesatkan publik, merendahkan pencapaian China dan bahkan legitimasi dalam pemerintahan Xinjiang,"kata Li.  

"Ini tindakan yang sangat berbahaya dan berbahaya," ujarnya.

Sebagai salah satu negara paling aktif yang mendesak pemboikotan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, parlemen Kanada mengeluarkan mosi tidak mengikat pada Februari yang mengatakan perlakuan China terhadap minoritas Muslim Uighur di wilayah Xinjiang merupakan 'genosida'.

Pada bulan Maret, Kanada kemudian menjatuhkan sanksi kepada pejabat dan satu entitas di Xinjiang, bersama dengan anggota Aliansi Five Eyes seperti AS dan Inggris.

Gerakan Ottawa kali ini, menurut para ahli, adalah hasil dari koordinasi internal antara AS dan sekutunya - trik kuno yang mereka gunakan dalam urusan Hong Kong pada tahun 2020.

Para ahli mengatakan, dengan frasa intimidasi yang sama "risiko penahanan sewenang-wenang", Kanada, Australia, AS, dan Inggris memperingatkan warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Hong Kong dan daratan China dalam tip perjalanan resmi terbaru dari Juli hingga September 2020.

"Pemerintah Kanada telah meremehkan penilaian orang-orang di dalam dan di luar Xinjiang, melebih-lebihkan kekuatan destruktif dari disinformasi dan fitnah Barat, yang akhirnya akan menjadi bumerang," kata Li.

"China tidak memiliki batasan pada perjalanan asing ke Xinjiang," kata Li Haidong, seraya mencatat bahwa hanya mereka yang telah melakukan kesalahan yang mungkin merasakan 'hati nurani yang bersalah' untuk mengunjungi Xinjiang seperti yang dijelaskan oleh Ottawa.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021

Artikel Lainnya

Kecam Bentrokan Di Masjid Al Aqsa, Erdogan: Israel Negara Teroris Yang Kejam
Dunia

Kecam Bentrokan Di Masjid Al..

09 Mei 2021 06:12
Bantu Kamboja Perangi Covid-19, Jepang Sumbang 35 Unit Ambulans
Dunia

Bantu Kamboja Perangi Covid-..

09 Mei 2021 00:28
Indonesia: Pengusiran Paksa Warga Palestina Dan Kekerasan Di Masjid Al Aqsa Melukai Perasaan Umat Muslim
Dunia

Indonesia: Pengusiran Paksa ..

09 Mei 2021 00:21
Jelang Mothers Day, Lembaga Advokasi AST Suarakan Aspirasi Kaum Perempuan Turki
Dunia

Jelang Mothers Day, Lembaga ..

08 Mei 2021 19:09
Khamenei: Israel Bukan Negara, Tapi Basis Teroris!
Dunia

Khamenei: Israel Bukan Negar..

08 Mei 2021 17:12
Penuh Percaya Diri, Xi Jinping Yakin China Berhasil Selenggarakan Olimpiade Beijing 2022 Sesuai Jadwal
Dunia

Penuh Percaya Diri, Xi Jinpi..

08 Mei 2021 16:58
Tambang Kapur Meledak Di India, Sedikitnya 10 Pekerja Tewas Dan Puluhan Lainnya Dinyatakan Hilang
Dunia

Tambang Kapur Meledak Di Ind..

08 Mei 2021 15:54
Bentrokan Sheikh Jarrah:  Politisi AS Kecam Israel Yang Gusur Paksa Warga Palestina
Dunia

Bentrokan Sheikh Jarrah: Po..

08 Mei 2021 15:20