Di Konferensi Pers, Menlu Turki Dan Yunani Bertengkar

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dan Menteri Luar Negeri Yunani Nikos Dendias/Net

Pertemuan antara Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dan Menteri Luar Negeri Yunani Nikos Dendias berakhir dengan perselisihan.

Pertemuan keduanya dilakukan di Ankara, Turki pada Kamis (15/4) di tengah ketegangan atas berbagai masalah yang dihadapi keduanya.

Perselisihan sendiri terjadi ketika keduanya melakukan konferensi pers bersama selama 35 menit usai pertemuan bilateral.

Dilaporkan AFP, konferensi pers dibuka dengan pernyataan damai dari Cavusoglu yang memuji dialog dengan Dendias yang sangat postif.

Namun sebaliknya, pada gilirannya, Dendias juga memanfaatkan momen konferensi pers untuk menyampaikan serangkaian keluhan Yunani terhadap Turki.

Ia membahas keluhan Yunani atas observasi Turki mencari gas alam di perairan yang disengketakan, hingga perlakuan terhadap minoritas Ortodoks Yunani dan migran.

"Turki seharusnya tidak mengajari Yunani pelajaran apa pun," kata Dendias setelah menuduh Turki tidak berpegang pada perjanjian 2016 dengan Brussel untuk menerima migran yang mencari perlindungan di Eropa.

"Yunani siap untuk bergerak maju dan (mengadopsi) agenda baru. Tetapi ini tidak berarti bahwa Yunani akan mengubah posisinya dalam kebijakan luar negeri atau akan meninggalkan kewajibannya di Eropa," kata Dendias.

Dendias juga menyatakan ketidaksenangan Yunani atas keputusan Turki untuk mengembalikan Hagia Sophia dari museum menjadi masjid pada tahun lalu.

"Posisi Yunani jelas dan ini bukan pertama kalinya Anda mendengarnya," ujar Dendias kepada Cavusoglu.

Menanggapi hal tersebut, Cavusoglu lantas memberikan serangan balasan untuk Dendias.

"Anda tidak mengizinkan minoritas Turki (di Yunani) menyebut diri mereka Turki. Anda menyebut mereka Muslim. Jika mereka menyebut diri mereka orang Turki, mereka orang Turki. Anda harus mengenali ini," ujarnya.  

"Jika Anda menuduh negara dan rakyat saya dengan keras di hadapan pers, saya harus berada dalam posisi untuk menanggapi itu," lanjut Cavusoglu.

"Jika Anda ingin melanjutkan ketegangan, kami bisa. Jika kita saling tuduh di sini, banyak hal yang harus kita ceritakan satu sama lain," tambahnya.

Setelah perdebatan tersebut, Dendias menawarkan Cavusoglu untuk mengunjunginya di Athena. Kedua menlu itu kemudian meninggalkan konferensi pers setelah berbasa-basi dan tersenyum.

Bulan lalu, Turki mengumumkan, kunjungan Dendias merupakan bagian dari persiapan pertemuan puncak antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis.

Namun tidak ada pemberitahuan apapun mengenai pertemuan keduanya yang disampaikan oleh Cavusoglu maupun Dendias.

Kolom Komentar


Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021

Artikel Lainnya

Kecam Bentrokan Di Masjid Al Aqsa, Erdogan: Israel Negara Teroris Yang Kejam
Dunia

Kecam Bentrokan Di Masjid Al..

09 Mei 2021 06:12
Bantu Kamboja Perangi Covid-19, Jepang Sumbang 35 Unit Ambulans
Dunia

Bantu Kamboja Perangi Covid-..

09 Mei 2021 00:28
Indonesia: Pengusiran Paksa Warga Palestina Dan Kekerasan Di Masjid Al Aqsa Melukai Perasaan Umat Muslim
Dunia

Indonesia: Pengusiran Paksa ..

09 Mei 2021 00:21
Jelang Mothers Day, Lembaga Advokasi AST Suarakan Aspirasi Kaum Perempuan Turki
Dunia

Jelang Mothers Day, Lembaga ..

08 Mei 2021 19:09
Khamenei: Israel Bukan Negara, Tapi Basis Teroris!
Dunia

Khamenei: Israel Bukan Negar..

08 Mei 2021 17:12
Penuh Percaya Diri, Xi Jinping Yakin China Berhasil Selenggarakan Olimpiade Beijing 2022 Sesuai Jadwal
Dunia

Penuh Percaya Diri, Xi Jinpi..

08 Mei 2021 16:58
Tambang Kapur Meledak Di India, Sedikitnya 10 Pekerja Tewas Dan Puluhan Lainnya Dinyatakan Hilang
Dunia

Tambang Kapur Meledak Di Ind..

08 Mei 2021 15:54
Bentrokan Sheikh Jarrah:  Politisi AS Kecam Israel Yang Gusur Paksa Warga Palestina
Dunia

Bentrokan Sheikh Jarrah: Po..

08 Mei 2021 15:20