Dijangkiti Penyakit Kulit Akibat Virus, Taiwan Musnahkan Delapan Sapi Potong Di Peternakan New Taipei

Menteri Pertanian Chen Chi-chung/Net

Dewan Pertanian (COA) Taiwan, mengumumkan kasus pertama infeksi penyakit kulit Lumpy, atau Lumpy skin disease (LSD) pada sapi potong di sebuah peternakan di Distrik Linkou New Taipei pada Kamis (15/4) waktu setempat.

Menurut laporan, personel perlindungan hewan New Taipei menemukan delapan dari 130 sapi yang dipelihara di peternakan tersebut mengalami demam dan nodul (benjolan) di kulit mereka.

Tes PCR oleh COA Animal Health Research Institute menggunakan sampel darah yang diambil dari tiga dari delapan sapi menunjukkan bahwa mereka tertular penyakit yang disebabkan oleh virus capripox.

Delapan sapi itu kemudian dimusnahkan, dikremasi, dan dikuburkan di tempat, dengan pembatasan diberlakukan pada pergerakan di dekat peternakan, seperti dikutip dari Taiwan News, Jumat (16/4).

Penyakit kulit menggumpal adalah penyakit ternak yang menular, meletus, dan fatal yang ditandai dengan bintil-bintil pada kulit dan bagian tubuh lainnya. Infeksi bakteri sekunder seringkali memperburuk kondisi.

Pada Kamis sore, sekuensing genom yang dilakukan oleh institut tersebut menetapkan bahwa virus yang ada dalam darah sapi Linkou adalah 100 persen cocok dengan yang ditemukan pada sapi di pulau terpencil Kinmen pada tahun 2020 dan kasus serupa di China pada tahun 2019.

Taiwan akan melaporkan kasus tersebut dan hasil tes terkait ke Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan.

Kamis malam, Menteri Pertanian Chen Chi-chung, mengatakan virus itu bisa menyebar dari Kinmen atau China ke Taiwan.

"Dalam upaya untuk mencegah penularan penyakit, yang bahkan lebih membahayakan sapi perah, semua sapi di New Taipei akan divaksinasi pada hari Jumat, dan mereka yang berada di daerah lain di utara Kabupaten Miaoli akan divaksinasi dalam waktu tiga hari," katanya.

Taiwan memiliki sekitar 35.000 sapi potong di 1.197 peternakan nasional dengan nilai produksi 2,5 miliar dolar Taiwan baru (88,21 juta dolar AS) per tahun, menurut Chen.

Sementara itu, ada 120.000 ekor sapi perah di 560 peternakan di seluruh negeri dengan nilai produksi tahunan 11,5 miliar dolar Taiwan baru, ujarnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Pantau Terus Perkembangan Situasi Yerusalem,  Rusia Lakukan Kontak Dengan Palestina Setiap Hari
Dunia

Pantau Terus Perkembangan Si..

11 Mei 2021 05:58
Tertahan Di Tepi Amu Darya, Ini Cerita Teguh Santosa
Dunia

Tertahan Di Tepi Amu Darya, ..

11 Mei 2021 01:02
Thailand Catat Kasus Pertama Varian B1617, Menginfeksi Seorang Wanita Hamil
Dunia

Thailand Catat Kasus Pertama..

10 Mei 2021 21:57
Aung San Suu Kyi Akan Hadiri Persidangan Secara Langsung Untuk Pertama Kalinya
Dunia

Aung San Suu Kyi Akan Hadiri..

10 Mei 2021 21:03
Malaysia Kembali Berlakukan Perintah Kontrol Gerakan Jelang Lebaran
Dunia

Malaysia Kembali Berlakukan ..

10 Mei 2021 20:46
Bentrokan Di Hari Yerusalem, Ratusan Warga Palestina Terluka
Dunia

Bentrokan Di Hari Yerusalem,..

10 Mei 2021 17:20
Iran Benarkan Adanya Komunikasi Dengan Arab Saudi Demi Perbaiki Hubungan
Dunia

Iran Benarkan Adanya Komunik..

10 Mei 2021 16:43
Terkendala Pembatasan, Kunjungan  Ketua Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach Ke Jepang Ditunda
Dunia

Terkendala Pembatasan, Kunju..

10 Mei 2021 16:40