8 Pekerja Tewas Setelah Penembakan Massal Di Indianapolis

Lokasi penembakan massal di Indianapolis/Net

Aksi penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat, kali ini korban tewas mencapai delapan orang.

Peristiwa berdarah itu terjadi di pusat operasi FedEx dekat Bandara Internasional Indianapolis setelah pukul 11 ​​malam waktu setempat, pada Kamis (15/4) malam, kata polisi.

"Insiden itu, yang berlangsung hanya beberapa menit, sudah berakhir pada saat polisi tiba di tempat kejadian," kata Craig McCartt, wakil kepala departemen kepolisian Indianapolis, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/4).

Para saksi mengatakan, saat itu suasana sangat mengerikan ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di tempat parkir sebelum memasuki fasilitas dan terus menembak.

Petugas menemukan tersangka tewas di dalam fasilitas dengan luka tembak yang tampaknya dilakukan sendiri, bersama dengan empat korban. Empat korban lainnya berada di luar.

Agen Khusus FBI Indianapolis, Paul Keenan mengatakan masih terlalu dini untuk berspekulasi tentang motif pelaku. Pihak berwenang sendiri belum secara terbuka menyebut tersangka atau korbannya, meskipun McCartt mengatakan polisi sudah memegang identitas pria bersenjata itu.

Seorang karyawan FedEx, Levi Miller, mengatakan kepada NBC "Today Show" bahwa dia melihat 'sosok bertudung' memegang apa yang tampak seperti senapan semi-otomatis gaya AR yang berteriak dan melepaskan tembakan di luar fasilitas.

"Saya pikir dia melihat saya, jadi saya segera merunduk untuk berlindung," katanya.

Kasus penembakan massal terus menghantui publik AS akhir-akhir ini, yang telah menghidupkan kembali perdebatan sengit tentang kekerasan senjata di negara itu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Buat Aksi Solidaritas Palestina Di Kawasan, Jokowi Sampaikan Pernyataan Bersama Sultan Bolkiah Dan PM Muhyiddin
Dunia

Buat Aksi Solidaritas Palest..

17 Mei 2021 23:56
Militer Israel Akui Sudah Serang Kapal Selam Hamas Di Dekat Pantai Gaza
Dunia

Militer Israel Akui Sudah Se..

17 Mei 2021 20:24
Jalur Gaza Dibombardir, AS Sepakati Paket Penjualan Senjata Ratusan Juta Dolar Ke Israel
Dunia

Jalur Gaza Dibombardir, AS S..

17 Mei 2021 19:59
Erdogan Telepon Paus Fransiskus, Desak Bantu Akhiri Agresi Militer Israel
Dunia

Erdogan Telepon Paus Fransis..

17 Mei 2021 19:01
India Bersiap Hadapi Bencana Angin Topan Besar Di Tengah Derita Tsunami Covid-19
Dunia

India Bersiap Hadapi Bencana..

17 Mei 2021 17:12
Save the Children: Tiga Anak Di Gaza Terluka Setiap Satu Jam
Dunia

Save the Children: Tiga Anak..

17 Mei 2021 16:56
Konflik Israel-Hamas Merembet Ke Belanda, Monumen Pembantaian Warga Yahudi Jadi Korban Vandalisme
Dunia

Konflik Israel-Hamas Merembe..

17 Mei 2021 16:55
Kasus Covid-19 Menurun Turki Buka Pembatasan Bertahap, Pesta Pernikahan Tetap Dilarang
Dunia

Kasus Covid-19 Menurun Turki..

17 Mei 2021 16:37