Empat Tahun Terjebak Di Kapal, Pelaut Suriah Bisa Kembali Pulang

Mohammed Aisha/Net

Seorang pelaut yang terjebak selama empat tahun di kapal akhirnya dapat pulang.

Ia adalah Mohammed Aisha, seorang pria Suriah yang menjadi kepala perwira kapal. Ia terjebak di kapal MV Aman yang ditahan di pelabuhan Ababiya Mesir sejak 5 Mei 2017.

Berawal ketika kapal kargo tersebut  ditahan karena peralatan keselamatan dan sertifikasinya sudah habis masa berlaku.

Pengadilan Mesir menyatakan bahwa Mohammed menjadi wali yang sah, lantaran pemilik kapal dan kontraktor enggan menolak membayar.

Mohammed kemudian diminta untuk menandatangani dokumen yang tanpa ia sadari membuatnya terjebak selama bertahun-tahun di kapal.

Setelah beberapa bulan kemudian, anggota awak kapal lainnya mulai pergi, sementara ia harus tetap tinggal.

Dikutip dari BBC pada Jumat (23/4), selama empat tahun ia hidup sendirian di kapal. Ia menyaksikan kapal-kapal berlayar masuk dan keluar dari Terusan Suez.

Mohammed bahkan menjadi saksi ketika puluhan kapal menunggu kemacetan yang diakibatkan oleh kapal kontainer raksasa Ever Giben beberapa waktu lalu.

Dia dipaksa untuk berenang ke pantai secara berkala untuk persediaan makanan dan perbekalan lainnya.

Meski terkadang ia bisa berbicara dengan sudaranya yang juga seorang pelaut di telepon, namun sulit untuk melihat mereka.

Ketika sang ibu meninggal pada 2018, Mohammed tidak dapat menghadiri pemakamannya.

"Saya serius mempertimbangkan untuk mengakhiri hidup," ujarnya.

Pernah pada Agustus 2019, ia hidup terjebak tanpa diesel dan listrik.

"Anda tidak dapat melihat apapun. Anda tidak dapat mendengar apapun. Ini seperti Anda berada di peti mati," kata dia.

Pada Maret 2020, kapalnya bahkan sempat  kandas beberapa ratus meter dari garis pantai karena badai.

Tetapi setelah proses advokasi selama bertahun-tahun, Mohammed dapat terbebas. Saat ini ia telah dipulangkan ke Suriah.

"Bagaimana perasaan saya? Seperti saya akhirnya keluar dari penjara. Saya akhirnya akan bergabung kembali dengan keluarga saya. Saya akan bertemu mereka lagi," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Pantau Terus Perkembangan Situasi Yerusalem,  Rusia Lakukan Kontak Dengan Palestina Setiap Hari
Dunia

Pantau Terus Perkembangan Si..

11 Mei 2021 05:58
Tertahan Di Tepi Amu Darya, Ini Cerita Teguh Santosa
Dunia

Tertahan Di Tepi Amu Darya, ..

11 Mei 2021 01:02
Thailand Catat Kasus Pertama Varian B1617, Menginfeksi Seorang Wanita Hamil
Dunia

Thailand Catat Kasus Pertama..

10 Mei 2021 21:57
Aung San Suu Kyi Akan Hadiri Persidangan Secara Langsung Untuk Pertama Kalinya
Dunia

Aung San Suu Kyi Akan Hadiri..

10 Mei 2021 21:03
Malaysia Kembali Berlakukan Perintah Kontrol Gerakan Jelang Lebaran
Dunia

Malaysia Kembali Berlakukan ..

10 Mei 2021 20:46
Bentrokan Di Hari Yerusalem, Ratusan Warga Palestina Terluka
Dunia

Bentrokan Di Hari Yerusalem,..

10 Mei 2021 17:20
Iran Benarkan Adanya Komunikasi Dengan Arab Saudi Demi Perbaiki Hubungan
Dunia

Iran Benarkan Adanya Komunik..

10 Mei 2021 16:43
Terkendala Pembatasan, Kunjungan  Ketua Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach Ke Jepang Ditunda
Dunia

Terkendala Pembatasan, Kunju..

10 Mei 2021 16:40