Farah.ID
Farah.ID

Pangeran William Dan Harry Sudah Beri Ijin, Gaun Pengantin Putri Diana Akan Dipamerkan Untuk Pertama Kalinya

LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 27 April 2021, 11:21 WIB
Pangeran William Dan Harry Sudah Beri Ijin, Gaun Pengantin Putri Diana Akan Dipamerkan Untuk Pertama Kalinya
Lady Diana Spencer atau Putri Diana, saat menikah dengan Pangeran Charles/Net
Para pengagum Putri Diana mungkin akan sedikit terhibur karena mendapatkan kesempatan untuk melihat gaun pengantin ikonik sang putri dalam kehidupan nyata.

Gaun yang dikenakan saat Putri Diana saat menikah dengan Pangeran Charles itu akan dipamerkan di Istana Kensington untuk pertama kalinya, menjelang  ulang tahun mendiang ibu dari Pangeran William dan Harry yang ke-60.

Kurator Istana Kerajaan mengumumkan pada Senin (26/4) bahwa Duke of Cambridge William dan Duke of Sussex Harry telah memberikan ijin mereka untuk memasukkan gaun almarhum ibu mereka dalam pameran 'Royal Style in the Making' yang akan diselenggarakan pada 3 Juni di Orangery of Kensington Palace.

Pameran itu sendiri akan berlangsung di kebun jeruk, bekas rumah sang putri di London, seperti diberitakan Daily Mail, Senin (26/4).

Pameran itu merupakan bagian dari acara yang akan membahas hubungan antara perancang busana dan klien kerajaan mereka selama bertahun-tahun.

Selain gaun Diana yang didesain oleh Elizabeth dan David Emanuel, pertunjukan itu juga akan mencakup potongan-potongan sejarah yang penting dan belum pernah dilihat sebelumnya seperti kerja keras pembuatam gaun untuk penobatan Ibu Suri pada 1937.

Gaun dari tiga generasi wanita kerajaan juga akan ditampilkan seperti halnya karya seni, dan barang-barang dari arsip beberapa desainer kerajaan paling terkenal abad ke-20, beberapa di antaranya belum pernah terlihat sebelumnya.

Pada Juli mendatang, juga akan diselenggarakan peresmian Putri Diana, untuk menandai ulang tahunnya, sekaligus mengenang empat puluh tahun lalu saat putri yang juga dikenal dengan sebutan Lady Diana Spencer menikah dengan Pangeran Wales di Katedral St. Paul, London.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA