Farah.ID
Farah.ID

Rusia Ajukan Diri Jadi Penengah Sengketa Perbatasan Kyrgyzstan-Tajikistan

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 02 Mei 2021, 07:00 WIB
Rusia Ajukan Diri Jadi Penengah Sengketa Perbatasan Kyrgyzstan-Tajikistan
Peta perbatasan Kyrgyzstan dan Tajikistan/Net
Rusia menyatakan kesiapannya untuk membantu Kyrgyzstan dan Tajikistan menyelesaikan sengketa perbatasan mereka.

Hal itu disampaikan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova kepada Sputnik, Sabtu (2/5).

"Kami mendukung keputusan Bishkek dan Dushanbe untuk membentuk kelompok kerja bersama," ujar Zakharova.

"Rusia siap memfasilitasi dengan semua cara diplomatik-politik untuk menemukan solusi atas masalah yang diperdebatkan," tambahnya.

Konflik bersenjata mengenai demarkasi perbatasan antara wilayah Batken di Kyrgyzstan dan wilayah Sughd di Tajikistan meletus pada Kamis (29/4). Akibatnya puluhan orang tewas dan lebih banyak lainnya terluka.

Bentrokan sendiri muncul setelah pihak Tajikistan berusaha untuk memasang kamera CCTV di tiang listrik di perbatasan Batken pada Rabu (28/4). Pihak Kyrgyzstan kemudian mencoba untuk merobohkan tiang tersebut dan keduanya mulai bentrok.

Bentrokan diawali dengan lemparan batu dari kedua sisi, meningkat menjadi aksi saling tembak.

Pada Kamis malam, kedua negara menyepakati gencatan senjata. Keduanya sepakat untuk menarik pasukan dan peralatan militer dari perbatasan.

Tetapi pada Jumat (30/4), bentrokan bersenjata berlanjut, kemudian kedua belah pihak mengoordinasikan gencatan senjata lagi.

ARTIKEL LAINNYA