Malaysia Rilis Aturan Covid-19 Saat Lebaran, Kunjungan Dibatasi Hingga Open House Dilarang

Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob/Net

Pemerintah Malaysia telah mengeluarkan aturan pembatasan Covid-19 terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

Menteri Pertahanan Ismail Sabri Yaakob pada Selasa (4/5) mengumumkan, bahwa wilayah yang berada di bawah Movement Control Order (MCO) hanya akan diizinkan untuk melakukan kunjungan pada hari pertama Idul Fitri, yaitu pada 13 Mei.

Adapun jumlah orang yang melakukan kunjungan dibatasi, maksimal 15 orang pada satu waktu tergantung ukuran rumah.

Sementara bagi wilayah yang berada di bawah Conditional Movement Control Order (CMCO) dan Recovery Movement Control Order (RMCO), kunjungan diperbolehkan selama tiga hari pertama Idul Fitri, mulai 13 Mei hingga 15 Mei.

Jumlah orang dalam kunjungan di wilayah CMCO maksimal 20 orang, sedangkan RMCO 25 orang.

"Ini juga tergantung pada ukuran rumah dan mengharuskan setiap orang menjaga jarak secara sosial," kata Ismail Sabri, seperti dikutip CNA.

Di sisi lain, wilayah yang masuk ke dalam Enhanced Movement Control Order (EMCO) dilarang melakukan kunjungan selama Idul Fitri.

Ismail Sabri menuturkan, setiap tuan rumah juga diminta untuk menyiapkan termometer untuk mengecek suhu tamu dan menggunakan kode QR MySejahtera untuk menyimpan catatan pengunjung.

"Ini untuk memastikan keselamatan kita sebagai tuan rumah dan kedua, jika ada kasus yang terkonfirmasi (Covid-19), kita bisa melakukan contact tracing pada semua pengunjung," jelasnya.

Ismail Sabri mengatakan, shalat Idul Fitri diizinkan di seluruh wilayah kecuali EMCO. Namun setiap negara bagian akan menentukan jumlah maksimal jemaah dan protokol kesehatan yang diperlukan.

Ziarah selama Idul Fitri hanya diizinkan untuk wilayah yang dikategorikan CMCO dan RMCO, dengan batasan enam pengunjung setiap kuburan. Ziarah juga tidak boleh dilakukan lebih dari 30 menit.

Adapun secara nasional, acara open house tidak akan diizinkan.

Selama sebulan terakhir, kasus Covid-19 di Malaysia meningkat. Totalnya, Malausia sudah mencatat 420.632 kasus Covid-19, dengan rekor tertinggi muncul pada Jumat lalu (30/4), yaitu 3.788 kasus Covid-19.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Pantau Terus Perkembangan Situasi Yerusalem,  Rusia Lakukan Kontak Dengan Palestina Setiap Hari
Dunia

Pantau Terus Perkembangan Si..

11 Mei 2021 05:58
Tertahan Di Tepi Amu Darya, Ini Cerita Teguh Santosa
Dunia

Tertahan Di Tepi Amu Darya, ..

11 Mei 2021 01:02
Thailand Catat Kasus Pertama Varian B1617, Menginfeksi Seorang Wanita Hamil
Dunia

Thailand Catat Kasus Pertama..

10 Mei 2021 21:57
Aung San Suu Kyi Akan Hadiri Persidangan Secara Langsung Untuk Pertama Kalinya
Dunia

Aung San Suu Kyi Akan Hadiri..

10 Mei 2021 21:03
Malaysia Kembali Berlakukan Perintah Kontrol Gerakan Jelang Lebaran
Dunia

Malaysia Kembali Berlakukan ..

10 Mei 2021 20:46
Bentrokan Di Hari Yerusalem, Ratusan Warga Palestina Terluka
Dunia

Bentrokan Di Hari Yerusalem,..

10 Mei 2021 17:20
Iran Benarkan Adanya Komunikasi Dengan Arab Saudi Demi Perbaiki Hubungan
Dunia

Iran Benarkan Adanya Komunik..

10 Mei 2021 16:43
Terkendala Pembatasan, Kunjungan  Ketua Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach Ke Jepang Ditunda
Dunia

Terkendala Pembatasan, Kunju..

10 Mei 2021 16:40