Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan, Presiden Israel Siap Tunjuk Orang Baru

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu gagal membentuk pemerintahan koalisi dalam kurun waktu 28 hari sesuai dengan konstitusi.

Berdasarkan UUD 2001, Netanyahu diberikan waktu 28 hari yang berakhir pada Selasa tengah malam (4/5) untuk membentuk pemerintahan, menghimpun dukungan dari berbagai pihak.

Kesempatan untuk membentuk pemerintahan sendiri diberikan oleh Presiden Reuven Rivlin kepada Netanyahu di tengah kisruh politik yang tidak berkesudahan.

"Sesaat sebelum tengah malam, Netanyahu menginformasikan kepada Beit HaNasi bahwa dirinya tidak dapat membentuk pemerintahan dan mengembalikan amanah kepada presiden," ujar Rivlin, mengacu pada kantor kepresidenan.

Dengan begitu, Rivlin mengatakan, pada Rabu pagi (5/5), pihaknya akan menghubungi parlemen di Knesset terkait pembentukan pemerintahan.

Dikutip Anadolu Agency, Rivlin diperkirakan akan menugaskan anggota Knesset sekaligus pemimpin partai Yesh Atid, Yair Lapid untuk membentuk pemerintahan dalam kurun waktu 28 hari.

Untuk membentuk pemerintahan, diperlukan setidaknya 61 dukungan dari 120 anggota Knesset. Hal ini yang membuat Netanyahu gagal melanggengkan pemerintahannya yang mencapai rekor terlama.

Menurut hukum Israel, jika orang kedua yang ditugaskan untuk pembentukan pemerintah gagal, presiden Israel akan menyerahkan tugas tersebut ke Knesset.

Nantinya, Knesset harus membuat rekomendasi resmi dari seorang wakil dengan dukungan setidaknya 61 wakil atau membuat pemilu baru.

Artinya, Israel harus menjalani pemilu kelima jika Yair Lapid gagal membentuk pemerintahan.

Pada tanggal 23 Maret, Israel mengadakan pemilihan keempatnya dalam dua tahun.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Pantau Terus Perkembangan Situasi Yerusalem,  Rusia Lakukan Kontak Dengan Palestina Setiap Hari
Dunia

Pantau Terus Perkembangan Si..

11 Mei 2021 05:58
Tertahan Di Tepi Amu Darya, Ini Cerita Teguh Santosa
Dunia

Tertahan Di Tepi Amu Darya, ..

11 Mei 2021 01:02
Thailand Catat Kasus Pertama Varian B1617, Menginfeksi Seorang Wanita Hamil
Dunia

Thailand Catat Kasus Pertama..

10 Mei 2021 21:57
Aung San Suu Kyi Akan Hadiri Persidangan Secara Langsung Untuk Pertama Kalinya
Dunia

Aung San Suu Kyi Akan Hadiri..

10 Mei 2021 21:03
Malaysia Kembali Berlakukan Perintah Kontrol Gerakan Jelang Lebaran
Dunia

Malaysia Kembali Berlakukan ..

10 Mei 2021 20:46
Bentrokan Di Hari Yerusalem, Ratusan Warga Palestina Terluka
Dunia

Bentrokan Di Hari Yerusalem,..

10 Mei 2021 17:20
Iran Benarkan Adanya Komunikasi Dengan Arab Saudi Demi Perbaiki Hubungan
Dunia

Iran Benarkan Adanya Komunik..

10 Mei 2021 16:43
Terkendala Pembatasan, Kunjungan  Ketua Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach Ke Jepang Ditunda
Dunia

Terkendala Pembatasan, Kunju..

10 Mei 2021 16:40