Geser Spanyol Dan AS, China Jadi Pasar Teratas Cerutu Legendaris Kuba

Ilustrasi/Net

China telah menggantikan Spanyol sebagai pasar utama tembakau Kuba. Perusahaan manufaktur tembakau, Habanos SA, mengatakan bahwa sejak tahun lalu permintaan China untuk tembakau Kuba terus mengalami peningkatan.

Habanos SA adalah perusahaan manufaktur tembakau yang mengontrol promosi, distribusi, dan ekspor cerutu premium dan produk tembakau lainnya untuk Kuba di seluruh dunia.

Di tengah pandemi yang panjang ini, meski permintaa China meninggi dan mengalahkan permintaan Spanyol, tetap saja tidak dapat mengimbangi penurunan penjualan dengan pendapatan global turun 4 persen menjadi 507 juta dolar AS.

"Pembatasan perjalanan tahun lalu karena pandemi menjadi pukulan serius bagi permintaan dari negara-negara yang bergantung pada pariwisata serta penjualan bebas bea," kata Habanos dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (5/5).

Pandemi membuat Habanos tidak bisa lagi mengadakan festival di awal tahun untuk wisatawan, orang-orang kaya penggemar tembakau atau para pengecer. Mereka biasanya mengunjungi perkebunan dan pabrik dan bertemu di malam hari untuk menghirup asap cerutu Kuba di pesta-pesta mewah.

“2020 telah menjadi tahun yang penuh tantangan tidak hanya untuk bisnis kami tetapi juga untuk seluruh umat manusia,” kata Habanos dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa pandemi sampai saat ini belum berakhir.

Rokok adalah salah satu ekspor utama ekonomi Kuba, yang menyusut 11 persen pada tahun lalu karena pandemi dan peningkatan sanksi AS yang telah memperburuk krisis keuangan negara itu.

Pulau Karibia tidak dapat menjual ekspor khasnya ke Amerika Serikat, pasar terbesar di dunia untuk cerutu, karena embargo perdagangan AS yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

"Eropa tetap menjadi pasar regional teratas untuk Habanos, menyumbang 50 persen dari penjualan, diikuti oleh kawasan Asia-Pasifik, yang menyumbang 16,2 2 persen," menurut pernyataan itu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14