Lewat Diaz Canel, Xi Jinping Titip Salam Untuk Kamerad Raul Castro Yang Memilih Mundur Dari Dunia Politik Kuba

Presiden Xi Jinping/Net

Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa ia siap bekerja sama dengan Presiden Kuba untuk memperkuat panduan arah pengembangan hubungan China-Kuba.

Xi, yang juga sekretaris jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (PKC), mengatakan hal itu kepada Presiden Miguel Diaz-Canel, yang juga sekretaris pertama Komite Sentral Partai Komunis Kuba (PCC), dalam percakapan telepon pada Kamis (6/5) waktu setempat.

"China dan Kuba adalah teman baik, kawan dan saudara, terikat erat oleh cita-cita dan kepercayaan mereka yang sama," kata Xi, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (7/5).

Pemimpin China itu mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dia dan Diaz-Canel telah mencapai banyak kesepakatan untuk mengembangkan hubungan China-Kuba di era baru, yang telah membantu mendorong perkembangan hubungan bilateral.

"China akan menjaga komunikasi dan koordinasi yang erat dengan Kuba tentang masalah internasional dan regional yang penting, dan dengan tegas menjaga perdamaian, keadilan, dan keadilan dunia," kata Xi.

China, seperti biasanya, mendukung Kuba dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaannya. Juga mengikuti jalur sosialis yang sesuai dengan situasi nasionalnya, menurut Xi.

Sementara Diaz-Canel menyampaikan harapan terbaik Raul Castro kepada Xi, dan memberi pengarahan kepada pemimpin Tiongkok tentang Kongres Kedelapan PCC yang baru baru ini digelar.

Dia mengatakan bahwa kongres tersebut difokuskan pada pembangunan ekonomi Kuba, pembangunan Partai, dan kebijakan terhadap kader, yang telah merumuskan rencana dan kebijakan baru untuk memperbarui model ekonomi dan sosial Kuba.

Diaz-Canel juga memuji pencapaian bersejarah yang dibuat oleh orang-orang China di bawah kepemimpinan PKC dalam 100 tahun terakhir.

Diaz-Canel juga menghargai dukungan jangka panjang dari China, termasuk bantuan tepat waktu untuk perang Kuba melawan epidemi Covid-19.

"Kuba dengan tegas mendukung kebijakan satu China dan menentang semua tindakan campur tangan dalam urusan internal China," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden China juga meminta Diaz-Canel untuk menyampaikan salam hangatnya kepada Kamerad Raul Castro yang telah memutuskan untuk mundur dari dunia politik Kuba.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Jelang KTT NATO, Menhan Turki, Inggris Dan Italia Bertemu Di Kapal HMS Queen Elizabeth
Dunia

Jelang KTT NATO, Menhan Turk..

12 Juni 2021 18:57
Resmi: Haji Tahun Ini Hanya Untuk Umat Muslim Yang Berada Di Arab Saudi Dan Jumlahnya Tidak Lebih Dari 60.000 Jemaah
Dunia

Resmi: Haji Tahun Ini Hanya ..

12 Juni 2021 18:35
Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39