Tambang Kapur Meledak Di India, Sedikitnya 10 Pekerja Tewas Dan Puluhan Lainnya Dinyatakan Hilang

Ilustrasi/Net

Sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas dan beberapa lainnya dikhawatirkan terperangkap di bawah puing-puing setelah terjadi ledakan di tambang batu kapur Kadapa Andhra Pradesh pada Sabtu (8/5).

Laporan awal menunjukkan, saat kejadian ada sekitar 40 pekerja yang tengah berada di tambang di Desa Mamillapalle blok Kalasapadu. Pihak terkait segera mengirimkan operasi bantuan dan penyelamatan untuk melacak para pekerja yang belum ditemukan.

Namun, jumlah korban tewas diperkirakan akan bertambah karena mayat yang terpotong-potong berserakan di seluruh lokasi ledakan, seperti dilaporkan India.com.

Kepala Menteri Andhra Pradesh, YS Jagan Mohan Reddy mengaku terkejut atas kejadian tersebut, dan memerintahkan penyelidikan segera atas kecelakaan yang merenggut nyawa sejumlah buruh itu, seraya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Inspektur polisi di Porumamilla mengatakan bahwa ledakan terjadi ketika para pekerja sedang menggeser  detonator di dalam lokasi tambang.

Inspektur Polisi Distrik Kadapa, K Anburajan mengatakan ledakan itu terjadi ketika pengiriman tongkat gelatin sedang diturunkan di sebuah tambang batu kapur di pinggiran desa Mamillapalli. Satu kendaraan hancur total akibat dampak ledakan.

“Ini adalah tambang batu kapur berlisensi dan operator bersertifikasi telah membawa konsinyasi. Ledakan terjadi saat tongkat sedang diturunkan,” kata Anburajan dari lokasi kecelakaan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14