Dengan Bantuan Intelijen Israel, AS Bisa Lacak Ponsel Qasem Soleimani Sebelum Operasi Pembunuhan

Jenderal Iran, Qasem Soleimani/Net

Gugurnya jenderal ternama Iran, Qasem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) tahun lalu masih meninggalkan banyak tanda tanya.

Dalam serangan tersebut, AS diyakini tidak bekerja sendiri. Nama Israel pun ikut dibawa-bawa.

Laporan terbaru dari media menyebutkan, Komando Operasi Khusus Gabungan AS yang dikerahkan di Israel bekerja sama dengan dinas intelijen Israel selama operasi rahasia tersebut.

Hal itu diungkap oleh Yahoo! News pada Sabtu (8/5), dengan mengutip 15 pejabat dan mantan pejabat AS, seperti dimuat Sputnik.

Menurut laporan tersebut, intelijen Israel melacak Soleimani dengan ponselnya. Meski sebelumnya dikabarkan Soleimani telah mengganti beberapa ponsel beberapa jam sebelum mendarat di Baghdad.

"Orang Israel, yang memiliki akses ke nomor Soleimani, memberikannya kepada orang Amerika, yang melacak Soleimani dan teleponnya di Baghdad," lapor media tersebut.

Soleimani yang merupakan pemimpin Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) tewas dalam operasi militer AS pada 3 Januari 2020.

Sejak awal Iran telah meyakini Israel berkontribusi dalam serangan tersebut.

Bulan lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengklaim serangan tersebut merupakan provokasi Israel kepada pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump.

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14