China: Puing Roket Long March 5B Jatuh Di Samudra Hindia, Sebagian Besar Komponen Hancur

Roket Long March 5B yang diluncurkan oleh China pada 28 April lalu/Net

Puing-puing roket Long March 5B telah mendarat di Samudra Hindia, dengan sebagian besar komponennya hancur saat memasuki atmosfer Bumi.

Begitu yang disampaikan oleh China Manned Space Engineering Office, seperti dikutip AFP.

Roket memasuki atmosfer Bumi pada pukul 10.24 pagi waktu Beijing dan mendarat di lokasi dengan koordinat 72,47 derajat BT dan 2,65 derajat LU.

Koordinat tersebut menunjukkan titik tumbukan di laut, sebelah barat kepulauan Maladewa.

Sementara itu, layanan pemantauan Space Track, yang menggunakan data militer Amerika Serikat (AS), juga mengonfirmasi jatuhnya roket tersebut.

"Kami yakin roket itu jatuh di Samudra Hindia, tetapi menunggu data resmi dari Angkatan Luat Angkasa AS," ujar Space Track.

Roket Long March 5B sendiri diluncurkan China pada pekan lalu untuk membawa modul utama dari stasiun luar angkasanya yang akan rampung pada 2022. Setelah melepaskan modul dengan sukses, inti dari roket tidak terkendali hingga mengorbit dan jatuh ke Bumi.

Para ahli sendiri meyakini benda tersebut akan jatuh di perairan, meski ada kemungkinan kecil menghantam daratan atau wilayah berpenghuni.

Jatuhnya roket Long March 5B tanpa kendali kembali menyoroti aktivitas luar angkasa yang tidak bertanggung jawab.

Astrofisikawan yang berbasis di Harvard, Jonathan McDowell mengatakan, sebagian besar negara berupaya untuk mendesain pesawat ruang angkasa mereka agar menghindari jatuh kembali ke Bumi.

"Itu membuat perancang roket China terlihat malas karena mereka tidak membahas ini," kata McDowell.

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14