NU Inggris Raya Dorong Indonesia Jadi Juru Damai Palestina-Israel

Bentrokan antara warga Palestina dengan aparat keamanan Israel di Yerusalem/Net

Nahdlatul Ulama (NU) Inggris Raya mengecam kekerasan yang terjadi di Yerusalem, dan mendorong pemerintah Indonesia untuk bertindak lebih konkret.

Sekretaris Pengurus Cabang Istimewa NU Inggris Raya Munawir Aziz menyesalkan insiden penggusuran warga Palestina oleh Israel baru-baru ini.

"Kami dari Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa Inggris mengecam tindakan sewenang-wenang dan aksi kekerasan yang terjadi," ungkap Munawir dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (9/5).

Munawir mengatakan, konflik yang terjadi di antara Israel dan Palestina merupakan cerminan di kawasan dan global. Pangusiran paksa dan kekerasan yang terjadi dengan jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan hukum humaniter internasional.

"Apalagi kekerasan terjadi di penghujung Ramadhan, tentu ini menyebabkan dampak yang besar, terutama bagi komunitas muslim... Jangan sampai memancing kekerasan yang lebih luas," lanjut Munawir.

Dalam pernyataannya, Munawir mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah konkret atas proses perdamaian Israel-Palestina.

"Pemerintah Indonesia harus mengambil sikap yang lebih konkret untuk perdamaian Israel-Palestina. Selama ini komunikasi dengan pihak Palestina sudah sangat bagus, maka harus ada cara agar Indonesia juga berkomunikasi dengan otoritas Israel," jelasnya.

Sejauh ini, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Tetapi kerja sama ekonomi berjalan melalui perantara dengan negara lain.

Untuk menginisiasi perdamaian, Munawir menuturkan, perlu ada komunikasi antarpihak yang bertikai.

"Kalau Indonesia mau menjadi juru damai, ya harus siap berkomunikasi dengan kedua belah pihak. Tujuannya apa? Jelas dalam rangka perdamaian, sekaligus menguatkan kedaulatan warga Palestina," tambahnya.

Ia juga mendorong agar warga Nahdliyyin di seluruh dunia dan komunitas Muslim mendukung perdamaian Israel-Palestina, mengecam kekerasan, dan mendoakan yang terbaik bagi perdamaian di Timur Tengah.

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14