Bentrokan Di Hari Yerusalem, Ratusan Warga Palestina Terluka

Bentrokan antara warga Palestina dan aparat keamanan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa/Net

Bentrokan terbaru antara warga Palestina dan aparat keamanan Israel membuat ratusan orang terluka.

Kerusuhan tersebut terjadi di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem pada Senin (10/5). Insiden tersebut terjadi ketika Israel memperingati aneksasi Yerusalem Timur dalam perang 1967, yang dikenal sebagai Hari Yerusalem.

Bulan Sabit Merah Palestina menyebut bentrokan membuat ratusan warga terluka, 50 di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

"Ada ratusan orang terluka akibat serangan itu," ujar organisasi tersebut, seperti dikutip Reuters.

Namun berdasarkan data dari petugas medis, angka korban luka yang dirawat di rumah sakit jauh lebih tinggi. Setidaknya dari 215 warga yang terluka, 153 di antaranya dirawat di rumah sakit. Empat korban dalam kondisi serus.

Semnetara itu, polisi menyebut sembilan petugas terluka, termasuk satu orang yang dirawat di rumah sakit.

Dari laporan seorang fotografer AP di lokasi kejadian, aparat Israel menggunakan lebih dari selusin tabung gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan massa.

Sementara itu, ribuan orang Yahudi dilaporkan akan melakukan pawai ke Kota Tua untuk memperingati Hari Yerusalem. Polisi mengatakan, mereka telah mengerahkan ribuan petugas.

Meningkatnya ketegangan di Yerusalem terjadi ketika sejumlah keluarga Palestina digusur secara paksa oleh Israel di lingkungan Sheikh Jarrah.

Mahkamah Agung Israel melakukan sidang pada Senin terkait dengan penggusuran tersebut. Sebelumnya, pengadilan memutuskan untuk mengizinkan Israel melakukan penggusuran.

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14