Pantau Terus Perkembangan Situasi Yerusalem, Rusia Lakukan Kontak Dengan Palestina Setiap Hari

Duta Besar Palestina untuk Moskow, Abdel Hafiz Nofal/Net

Rusia terus memantau situasi di Yerusallem terkait kerusuhan yang baru-baru ini terjadi dan menarik kecaman dunia internasional.

Duta Besar Palestina untuk Moskow, Abdel Hafiz Nofal, mengatakan, Rusia menjalin hubungan dengan Palestina nyaris setiap hari untuk mengetahui perkembangan di Yerusalem.  

"Tentu, saya tetap berhubungan dengan Tuan Mikhail Bogdanov, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia. Juga dengan Wakil Perwakilan Tetap Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Vladimir Safronkov, setiap hari," kata Nofal kepada Kantor Berita Tass, Senin (10/5) waktu setempat.

"Duta besar kami di New York juga merupakan perwakilan dalam kontak harian dengan perwakilan Rusia," katanya lagi.

Rusia termasuk salah satu negara yang ikut mengutuk serangan Israel terhadap warga sipil Palestina. Kementerian Luar Negeri Rusia pada Sabtu (8/5) mengeluarkan pernyataan kecamannya.

"Perkembangan peristiwa ini diterima dengan keprihatinan yang mendalam di Moskow. Kami mengutuk keras serangan terhadap warga sipil," kata kementerian dalam sebuah pernyataan. "Kami meminta semua pihak untuk menahan diri dari langkah apa pun yang penuh dengan eskalasi kekerasan.”

Rusia juga menegaskan kembali posisinya bahwa "perampasan tanah dan properti yang terletak di atasnya, serta penciptaan permukiman oleh Israel di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, tidak memiliki kekuatan hukum."

Ketegangan di Yerusalem Timur telah meluas menjadi bentrokan antara polisi Israel dan para pengunjuk rasa yang terdiri dari banyak warga Palestina di sekitar al-Aqsa, masjid tersuci ketiga umat Islam, pada puncak bulan puasa Ramadhan tahun ini.

Mereka memprotes penggusuran paksa yang dilakukan polisi Israel.

Protes itu terjadi ketika Pengadilan Pusat Israel di Yerusalem Timur menyetujui keputusan untuk mengusir tujuh keluarga Palestina dari rumah mereka demi pemukim Israel pada awal tahun ini.

Setidaknya 290 warga Palestina telah terluka oleh pasukan Israel sejak Jumat, menurut Bulan Sabit Merah Palestina.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14