Rusia-Turki Akur, Lavrov dan Cavusoglu Saling Dukung Mengutuk Kekerasan Di Yerusalem

Sergey Lavrov /Net

Rusia dan Turki sama-sama mengutuk penggusuran warga Palestina dari lingkungan leluhur mereka di Sheikh Jarrah, Yerusalem.

Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataannya pada Senin (10/5) mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Rusia dan Menteri Luar Negeri Turki telah mengadakan percakapan telepon untuk membahas konflk di Yerusalem. Kedua pihak meminta agar pihak-pihak yang bertikai saling menahan diri agar ketegangan tidak semakin meningkat.

"Para menteri luar negeri menyuarakan keprihatinan serius tentang peningkatan hubungan Israel-Palestina dan lonjakan ketegangan yang berbahaya di Yerusalem Timur, pertama dan terutama di luar Masjid Al-Aqsa," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Tass, Selasa (11/5).

Ketegangan di Yerusalem Timur mulai meningkat sejak pertengahan April. Pada 7 Mei, bentrokan antara polisi perbatasan Israel dan warga Palestina pecah di dua daerah, dekat Temple Mount dan di Sheikh Jarrah, setelah pengadilan Israel mengabulkan penggusuran enam keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah.

Kantor berita WAFA Palestina melaporkan bahwa bentrokan paling kejam terjadi pada Jumat malam dan Sabtu dini hari di dekat Masjid Al-Aqsa, di mana peluru karet, granat setrum, dan gas air mata digunakan terhadap kerumunan oleh petugas penegak hukum Israel.

Dalam percakapan telepon itu, Sergey Lavrov dan Mevlut Cavusoglu juga membahas upaya berkelanjutan untuk menyelesaikan krisis Nagorno-Karabakh, prospek pengiriman vaksin Sputnik ke Turki dan hubungan bilateral lainnya yang tengah dirumuskan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14