Farah.ID
Farah.ID

Sapa Umat Muslim Dunia Pada Malam Idulfitri, Raja Salman Tebar Optimisme Perdamaian Dan Kemakmuran

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 13 Mei 2021, 06:48 WIB
Sapa Umat Muslim Dunia Pada Malam Idulfitri, Raja Salman Tebar Optimisme Perdamaian Dan Kemakmuran
Raja Salman bin Abdulaziz dari Arab Saudi/Net
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menyapa umat Muslim di seluruh dunia pada malam Idulfitri 1442 H.

Penjaga Dua Masjid Suci itu mengungkap rasa optimisnya terhadap stabilitas keamanan dan kemakmuran, bukan hanya di dunia Arab, tapi juga seluruh belahan dunia.

Hal itu disampaikan dalam pidato yang disebarkan oleh Pelaksana Tugas Menteri Media Majid Al-Qasabi pada Rabu malam (12/5).

Ia mengatakan, Arab Saudi sejak didirikan oleh Raja Abdulaziz, telah bekerja untuk menolak ekstremisme dan memerangi terorisme, dan selalu mendukung komunitas internasional dalam segala hal yang melayani keamanan dunia dan pemulihan perdamaian.

Raja Salman juga berdoa kepada Allah, memohon kepada-Nya untuk meringankan rasa sakit dan dampak negatif dari pandemi virus corona.

Menurutnya, pemerintah Arab Saudi telah mengambil berbagai langkah dan memfokuskan perhatian bagi melindungi peziarah, khususnya memberikan mereka standar keamanan tertinggi dalam hal pandemi Covid-19.

"Puji syukur kepada Allah SWT yang menghormati kami di negeri ini, sebagai pemimpin dan umat, untuk mengabdi pada Dua Masjid Suci dan melayani para peziarah, penampil umrah dan pengunjung, yang merupakan layanan yang kami hormati," ujarnya, seperti dikutip Saudi Gazette.

“Memerangi pandemi yang telah menimpa dunia ini mengharuskan kita semua untuk mematuhi langkah-langkah kesehatan yang digariskan oleh kementerian kesehatan, termasuk jarak sosial, dan kebutuhan untuk mengambil vaksin, yang akan berfungsi untuk memvaksinasi warga dan penduduk kita yang terkasih,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia kemudian mengapresiasi para pekerja yang mtidak bisa menghabiskan Idulfitri dengan keluar mereka.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada personel pria dan wanita yang ditempatkan di semua institusi militer, sipil dan kesehatan karena menghabiskan Idulfitri jauh dari keluarga mereka," tutupnya.

ARTIKEL LAINNYA