Warga Chili Pilih Anggota Majelis Konstituante Untuk Tulis Ulang Konstitusi

Warga Chili memberikan suara mereka pada hari kedua pemungutan suara untuk memilih 155 delegasi yang akan duduk di kursi Majelis Konstituante/Reuters

Warga Chili memberikan suara mereka pada hari kedua pemungutan suara untuk memilih 155 delegasi yang akan duduk di kursi Majelis Konstituante pada akhir pekan ini (Minggu, 16/5). Lembaga ini akan bertugas menulis ulang konstitusi era kediktatoran negara itu.

Hal ini diketahui merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi ketidaksetaraan sosial yang mengakar yang memicu protes mematikan pada tahun 2019 lalu.

Tercatat ada sekitar 14 juta orang yang berhak memberikan suara pada akhir pekan ini.

Pemilu ini dianggap oleh banyak orang sebagai pemilu paling penting di Chili sejak negara tersebut kembali ke demokrasi 31 tahun lalu.

Menurut Layanan Pemilihan Negara, pada hari pertama pemungutan suara kemarin, tercatat ada lebih dari tiga juta orang, atau sekitar 20,4 persen pemilih yang memberikan suara mereka.

“Saya berharap kita memiliki konstitusi yang menangkap jiwa bangsa kita,” kata Presiden Sebastian Pinera usai memberikan suara di ibu kota Santiago, seperti dikabarkan Al Jazeera.

Diketahui bahwa konstitusi Chili berasal dari tahun 1980, yang diberlakukan pada puncak pemerintahan diktator Augusto Pinochet tahun 1973-1990. Konstitusi tersebut kerap disalahkan karena dianggap menghalangi kemajuan yang adil di negara yang digolongkan sebagai salah satu negara yang paling tidak setara di antara negara-negara ekonomi maju.

Ketidaksetaraan ini adalah salah satu pendorong utama protes Oktober 2019. Protes tersebut. berujung pada langkah pemerintah Chili yang menyetujui referendum tentang konstitusi baru.

Semula, pemungutan suara dijadwalkan pada April 2020 namun tertunda karena pandemi virus corona. Akhirnya pemungutan suara berlangsung pada 25 Oktober tahun lalu.

Hasilnya, 80 persen masyarakat memilih konstitusi baru yang akan dibuat oleh sebuah badan yang seluruhnya terdiri dari anggota terpilih, yang kini dinamai Majelis Konstituante.

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14