Menkes Inggris: Varian Covid-19 India Bisa Menyebar Seperti Api, Terutama Bagi Yang Belum Divaksinasi

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock /Net

Pemerintah Inggris akan melonggarkan pembatasan virus corona pada Senin (17/5). Namun, fase terakhir pelonggaran penguncian yang direncanakan pada 21 Juni agaknya bakal terancam oleh penyebaran varian Covid-19 asal India di negara itu.

Dalam pernyataan terbarunya, Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock telah memperingatkan bahwa varian virus corona asal India dapat menyebar seperti api, terutama bagi mereka yang tidak divaksinasi.

Hancock mengatakan varian baru dapat "menyebar lebih cepat" daripada varian Kent - dikenal sebagai varian Inggris di luar Inggris - yang menyebabkan gelombang kedua Inggris selama musim dingin.

"Varian India sudah menjadi strain dominan di beberapa bagian negara," katanya dalam wawancara bersama Sky News pada Minggu (16/5).

Merujuk pada hal tersebut, dia mendesak agar mereka yang sudah memenuhi syarat agar segera melakukan vaksinasi, untuk melindungi diri mereka sendiri dan negara.

Hancock mengatakan, bahwa vaksin yang ada saat ini dipercaya bisa bekerja dengan baik melawan varian baru Covid-19, termasuk asal India.

Saat ini, varian Covid-19 asal India telah menyebar di kota-kota barat laut Inggris, seperti Bolton dan Blackburn. Kebanyakan dari mereka yang terpapar diketahui telah memasuki usia wajib vaksin.

"Di Bolton, sebagian besar dari mereka yang dirawat di rumah sakit dengan varian tersebut adalah orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin tetapi belum menerimanya," kata Hancock.

Sementara di London, pengujian gelombang sedang berlangsung di wilayah Kensington, Chelsea, Hounslow, Redbridge, Tower Hamlets, dan Hillingdon. Namun, situasi di London masih tidak separah di barat laut Inggris.

"Kami perlu berhati-hati, kami perlu berhati-hati, kami perlu waspada dan kami telah mengatakan - pada setiap langkah - kami akan melihat empat tes yang kami miliki," kata Hancock.

“Karena kecepatan penularan yang satu ini, virus ini dapat benar-benar menyebar seperti api di antara kelompok yang tidak divaksinasi - oleh karena itu kita perlu mendapatkan sebanyak mungkin orang yang divaksinasi, terutama di antara mereka yang paling rentan berakhir di rumah sakit," ujarnya.

Selama 24 jam terakhir, ada 1.926 lebih kasus positif Covid-19 di seluruh Inggris, sehingga total sejak dimulainya pandemi menjadi lebih dari 4,4 juta. Ada juga empat kematian baru, sehingga penghitungannya menjadi 127.679.

Lebih dari 36,5 juta dosis pertama vaksin telah diberikan, sementara lebih dari 20,1 juta orang telah diinokulasi penuh.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Jelang KTT NATO, Menhan Turki, Inggris Dan Italia Bertemu Di Kapal HMS Queen Elizabeth
Dunia

Jelang KTT NATO, Menhan Turk..

12 Juni 2021 18:57
Resmi: Haji Tahun Ini Hanya Untuk Umat Muslim Yang Berada Di Arab Saudi Dan Jumlahnya Tidak Lebih Dari 60.000 Jemaah
Dunia

Resmi: Haji Tahun Ini Hanya ..

12 Juni 2021 18:35
Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39