Program Berbagi Vaksin Covax Terkendala Akibat Krisis Covid-19 India

Pengiriman vaksin Covid-19 yang didistribusikan oleh Fasilitas COVAX tiba di Abidjan, Pantai Gading, Jumat 25 Februari 2021/Net

Krisis Covid-19 yang menimpa India dalam beberapa pekan terakhir akhirnya berdampak kepada skema program COVAX yang dijalankan bersama oleh WHO dan aliansi vaksin GAVI. COVAX diperuntukkan untuk memastikan akses vaksin Covid-19 yang adil dan merata terhadap negara-negara berkembang dan miskin.

Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore pada Senin akhirnya mendesak negara-negara G7 agar menyumbangkan pasokannya ke skema berbagi vaksin COVAX sebagai tindakan darurat untuk mengatasi kekurangan parah yang disebabkan oleh gangguan ekspor vaksin India.

Fasilitas COVAX -skema ekuitas vaksin Covid global, dalam perencanaannya akan memberikan 170 juta dosis dalam beberapa hari mendatang, sambil tetap memenuhi komitmen mereka untuk memvaksinasi populasi mereka sendiri. Namun ternyata hanya bisa mengirimkan 65 juta dosis.

Karena gelombang kedua Covid-19 masih terus melanda India dan banyak tetangganya di Asia Selatan, kekurangannya vaksin bisa jadi akan mencapai 190 juta dosis.

Jumlah kekurangan didasarkan pada penundaan terkait pengiriman dari Serum Institute of India (SII), pemasok tunggal terbesar untuk skema Covax karena ekspor ditangguhkan, seeprti laporan dari BBC, Senin (17/5).

"Permintaan domestik melonjak, sehingga kebutuhan 140 juta dosis yang dimaksudkan untuk didistribusikan ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah hingga akhir Mei tidak dapat diakses oleh COVAX. Sementara 50 juta dosis lainnya kemungkinan akan terlewatkan pada bulan Juni. Ini, ditambah dengan nasionalisme vaksin, kapasitas produksi yang terbatas dan kurangnya dana, mengapa peluncuran vaksin Covid-19 sangat terlambat dari jadwal,'' kata Fore.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14