Sadar Virus Corona Masih Mengintai, Warga Taipei Lakukan Lockdown Mandiri Tanpa Paksaan Pemerintah

Walikota Taipei, Ko Wen-je /Net

Walikota Taipei, Ko Wen-je menyatakan bahwa warganya telah secara sukarela melakukan penguncian kota atau lockdown menyusul lonjakan baru virus corona di wilayah Taipei.  

Hal itu disampaikan walikota dalam konferensi bersama Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC) Taiwan pada Senin (17/5) waktu setempat.

CEEC mengumumkan 335 kasus virus corona baru, termasuk dua kasus impor dan 333 infeksi lokal, rekor tertinggi satu hari untuk Taiwan sejak pandemi dimulai. Mereka juga menunjukkan bahwa 158 dari kasus terbaru ada di Taipei, dengan Distrik Wanhua mengalami 89 infeksi.

"Orang-orang Taipei telah secara sukarela mengunci kota, daripada melalui penggunaan kekuatan dengan mengirimkan pasukan," kata Ko, menanggapi pemandangan dramatis jalan-jalan kosong yang terlihat di seluruh kota, seperti dikutip dari Taiwan News.

Warga juga menuntut agar pemerintah menutup kegiatan di universitas.

Walikota mengatakan bahwa Taipei telah menjalankan pengujian cepat pada 1.130 orang untuk virus corona dan 113 telah dites positif, mewakili tingkat kepositifan 10 persen di beberapa daerah, seperti Wanhua. Ia mengatakan bahwa ini berarti penularan komunitas sekarang sedang terjadi di Taipei.

Ko kemudian mendesak semua penduduk Taipei untuk sebisa mungkin tinggal di rumah dan menyarankan agar toko-toko yang tidak menjual barang-barang penting agar menunda operasi. Dia menunjukkan bahwa jumlah kasus telah meningkat dengan cepat dan perawatan medis akan bermasalah jika infeksi meningkat terlalu cepat.

Ia mengatakan bahwa dirinya telah menyerahkan keputusan kepada masyarakat untuk mengatur diri mereka sendiri dan menyelesaikan krisis.

"Jika infeksi meningkat terlalu cepat dan melebihi kapasitas perawatan medis, sistem akan runtuh," Ko memperingatkan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14