AS Siap Angkat Kaki Dari Filipina Bulan Depan Jika Perjanjian Kunjungan Pasukan Masih Mandek

Pasukan Amerika Serikat dan Filipina/Net

Amerika Serikat (AS) dilaporkan siap untuk menarik semua pasukannya dari Filipina dalam beberapa bulan ke depan, khususnya jika kedua negara tidak memperpanjang Perjanjian Kunjungan Pasukan (VFA) atau tidak ada kesepakatan baru.

Menurut profesor hubungan internasional di Universitas De la Salle Manila, Renato De Castro, AS akan menarik sekitar 400 sisa pasukannya pada Juni atau Juli jika tidak ada kesepakatan baru yang dihasilkan.

Saat ini, AS dan Filipina diketahui tengah melakukan pembahasan terkait VFA yang sudah berlangsung selama dua dekade.

Pada November lalu, Filipina menangguhkan kembali keputusan untuk menghentikan VFA lantaran ingin mencapai pakta pertahanan jangka panjang. Kendati begitu, sikap berbeda ditunjukkan oleh Presiden Rodrigo Duterte yang mengatakan akan menghentikan VFA.

VFA sendiri menjadi kerangka hukum operasi pasukan AS secara bergilir di Filipina yang perlu diperbarui setiap enam bulan.

“Ini menciptakan ketidakpastian. Jadi sekalian saja mereka (AS) berkemas dan pergi," ujarnya, seperti dikutip Asia One.

De Castro mengatakan, jika AS pergi akan membahayakan operasi kontraterorisme pemerintah terhadap kelompok-kelompok yang terkait dengan ISIS dan pemberontak komunis.

Itu lantaran, mantan peneliti ASEAN untuk Departemen Luar Negeri AS itu mengatakan, pasukan AS selama ini telah memberikan informasi intelijen kepada pemerintah terkait gerak gerik kelompok Abu Sayyaf sehingga dapat mengurangi korban pasukan selama operasi.

Kehadiran pasukan AS di Filipina di bawah VFA sudah berlangsung sejak 2002, ketika Washington menjalankan perang melawan teror.

Pada satu titik ada sebanyak 600 personel militer yang terlibat dalam gugus tugas tersebut, namun dibubarkan pada tahun 2015 dan sejak itu kehadiran AS turun menjadi sekitar 400 tentara yang disebut sebagai penasehat militer.

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39
Diprotes China Karena Sebut Taiwan Sebagai Negara, Tokyo Pastikan Hubungan Jepang-Taiwan Bersifat Tidak Resmi
Dunia

Diprotes China Karena Sebut ..

12 Juni 2021 12:55
Mantan Pendeta Katolik AS Richard Daschbach Diadili Di Timor Leste, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Dunia

Mantan Pendeta Katolik AS Ri..

12 Juni 2021 12:14