Taliban: Pangkalan Militer AS Di Pakistan Tak Bisa Dibenarkan!

Pasukan AS/Net

Keputusan Pakistan untuk menolak pembangunan pangkalan militer atau operasi drone Amerika Serikat (AS) di negaranya disambut baik oleh Taliban.

Bulan lalu, Pakistan telah membantah rumor yang menyebutkan AS akan membangun pangkalan militer di wilayahnya setelah Washington menarik semua pasukan dari Afghanistan.

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi pada 25 Mei menegaskan informasi tersebut tidak berdasar dan spekulatif.

Menanggapi hal tersebut, Taliban memuji keputusan Pakistan. Menurut Taliban, permintaan AS untuk membangun pangkalan militer di Pakistan tidak dapat dibenarkan.

"Kami menyambut baik keputusan yang diambil oleh otoritas Pakistan untuk tidak memberikan pangkalannya kepada pasukan AS. Permintaan pasukan AS untuk memiliki pangkalan di Pakistan tidak dapat dibenarkan, dan Pakistan merespons dengan benar," ujar jurubicara Taliban Sohail Shaheen, seperti dimuat ANI News.

Sementara itu, New York Times pada awal pekan ini mengungkap bahwa negosiasi terkait pembangunan pangkalan militer antara AS dan Pakistan menemui jalan buntu.

"Beberapa pejabat Amerika mengatakan bahwa negosiasi dengan Pakistan telah menemui jalan buntu untuk saat ini. Yang lain mengatakan opsi tetap ada di atas meja dan kesepakatan mungkin terjadi," kata laporan NYT awal pekan ini.

Dimuat NYT, Pakistan telah menuntut berbagai pembatasan sebagai imbalan dari penggunaan pangkalan militer AS di sana. Termasuk mengharuskan mereka menandatangani dokumen sebelum menyerang Afghanistan.

Pentagon sekarang sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan serangan udara ke Afghanistan jika negara itu jatuh ke dalam krisis karena meningkatnya kekerasan oleh Taliban.

Kolom Komentar


Video

RMOL WORLD VIEW • Palestina Tidak Pernah Sendiri

Rabu, 02 Juni 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Anggaran Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Kamis, 03 Juni 2021
Video

Tak Berizin dan Undang Ratusan Orang, Hajatan Khitan di Semarang Dibubarkan

Senin, 07 Juni 2021

Artikel Lainnya

Jelang KTT NATO, Menhan Turki, Inggris Dan Italia Bertemu Di Kapal HMS Queen Elizabeth
Dunia

Jelang KTT NATO, Menhan Turk..

12 Juni 2021 18:57
Resmi: Haji Tahun Ini Hanya Untuk Umat Muslim Yang Berada Di Arab Saudi Dan Jumlahnya Tidak Lebih Dari 60.000 Jemaah
Dunia

Resmi: Haji Tahun Ini Hanya ..

12 Juni 2021 18:35
Presiden Tsai Ing-wen: Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Taiwan Dimulai Juli 2021
Dunia

Presiden Tsai Ing-wen: Vaksi..

12 Juni 2021 16:47
Tidak Masalah Disebut Pembunuh, Vladimir Putin: Joe Biden Lebih Mudah Diprediksi Dibanding Donald Trump Yang Penuh Warna
Dunia

Tidak Masalah Disebut Pembun..

12 Juni 2021 16:24
Wabah Baru Covid-19 Guangdong China Kebanyakan Menyerang Lansia Dan Anak, 80 Persen Alami Demam
Dunia

Wabah Baru Covid-19 Guangdon..

12 Juni 2021 15:36
Mali Umumkan Pemerintahan Baru, Peran Kunci Masih Dipegang Tokoh Militer
Dunia

Mali Umumkan Pemerintahan Ba..

12 Juni 2021 15:22
China Dan Langkahnya Yang Salah Di Eropa Tengah Dan Timur
Dunia

China Dan Langkahnya Yang Sa..

12 Juni 2021 15:09
Untuk Yang Ketiga Kali Keluarga Pilot Rusia Mengirimkan Surat Permohonan Ampunan Kepada Gedung Putih
Dunia

Untuk Yang Ketiga Kali Kelua..

12 Juni 2021 13:39